Habapublik.com, Langsa: Hujan deras yang melanda wilayah Langsa sejak Minggu (23/11/2025) mengakibatkan banjir genangan air di Desa Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Bencana ini merendam beberapa rumah warga, jalan, dan Sekolah.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBA, Banjir terjadi akibat hujan dengan instesitas tinggi selama 3 (tiga) hari terakhir di Kota Langsa menyebabkan banjir genangan. Banjir genangan tersebut merupakan air kiriman dari lahan perkebunan kelapa sawit PTPN 1 Langsa.
Plt. Kepala Pelaksana BPBA Fadmi Ridwan, SP, MA mengatakan genangan air akibat banjir di Desa Paya Bujok Seulemak membuat rumah warga dan jalan tergenang serta membuat lalu lintas tersendat. Ia menambahkan, Sebagian kendaraan besar masih dapat melintas, namun dengan kecepatan rendah karena arus cukup deras.
“Tim BPBD telah terjun ke lapangan. Kondisi terkini korban yang terdampak berjumlah 150 KK (420 jiwa) dan air masih belum surut” ujar Fadmi Ridwan, SP, MA Selasa (25/11/2025).
Dampak material dari musibah ini terendamnya 110 (setatus sepuluh) unit rumah di Desa Paya Bujok Seulemak. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai 20 -40 cm.
BPBD Kota Langsa segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan cepat. BPBD Kota Langsa berkoordinasi dengan instansi terkait, melakukan pendataan, dokumentasi dan pelaporan serta melakukan patroli ke kawasan banjir. Kondisi terakhir air masih mengenangi rumah warga dan tidak ada titik pengungsian. (*)












