Harga Bahan Pokok, Minyak Goreng dan Gula Melonjak di Sabang

Harga bahan pokok atau kebutuhan pokok (bapok) kini kembali naik dan berdampak pada ekonomi masyarakat di Kota Sabang. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Kenaikan harga bahan pokok atau kebutuhan pokok (bapok) kini kembali terjadi dan berdampak pada ekonomi masyarakat. Salah satu yang paling terasa adalah kenaikan harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp18.000 kini naik menjadi Rp20.000 per liter, sementara harga minyak goreng kemasan mencapai Rp22.000 per liter.

Salah satu pedagang Kebutuhan Pokok di Gampong Kuta Ateuh Sabang Yusri mengatakan, harga gula pasir saat ini juga mengalami peningkatan menjadi Rp19.000 per kilogram. Sementara untuk beras premium juga mencatat kenaikan harga signifikan, untuk kemasan beras 15 kg, harganya kini berada di kisaran Rp215.000 hingga Rp230.000 per sak.

“Kalau untuk ukuran beras premium 5 kg mencapai Rp85.000 dan 10 kg dijual seharga Rp150.000. Sementara itu, beras Bulog untuk ukuran 5 kg kini berada pada harga Rp65.000,” ujar Yusri, Kamis (31/10/2024).

Namun untuk komoditas lain seperti tepung terigu harganya tetap stabil, kini mencapai Rp12.000 per kilogram. Tepung terigu merupakan bahan utama dalam pembuatan roti dan kue, sehingga kenaikan harga ini turut berdampak pada industri kecil yang bergantung pada komoditas tersebut, seperti pedagang kue dan makanan olahan.

“Sama halnya seperti telur ayam yang kini dihargai Rp55.000 per papannya, telur merupakan salah satu sumber protein utama bagi masyarakat Indonesia. Kenaikan harga telur ini sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir, sebelumnya kalau normalnya itu hanya Rp45ribu perpapan,” tambahnya.

Kondisi ini memicu kekhawatiran, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada kestabilan harga bahan pokok. Namun meski harga naik, daya beli masyarakat tetap stabil, serta stok bapok tersebut juga stabil di Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *