Harga Bahan Pokok di Aceh Tengah Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi

Harga sembilan bahan pokok dan komoditas strategis di Pasar Induk Tanoh Gayo secara umum, terpantau stabil, namun sejumlah komoditas menunjukkan perubahan signifikan baik kenaikan maupun penurunan. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon: Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Tengah merilis laporan perkembangan harga sembilan bahan pokok dan komoditas strategis lainnya yang berlaku di Pasar Induk Tanoh Gayo. Secara umum, harga terpantau stabil, namun sejumlah komoditas menunjukkan perubahan signifikan baik kenaikan maupun penurunan.

Kepala Dinas Perdagangan Aceh Tengah, Zulkarnain, SE, MM, mengatakan, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang cukup mencolok dibandingkan minggu sebelumnya, Kentang naik dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 (borongan) dan dari Rp12.000 menjadi Rp13.000 (eceran), atau naik sekitar 7,7%.

Bawang Merah Lokal naik dari Rp22.000 menjadi Rp27.000 (borongan) dan dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 (eceran), naik 16,7%. Bawang Merah Medan naik dari Rp27.000 menjadi Rp32.000 (borongan) dan dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 (eceran), naik 14,3%.

“Cabe Caplak naik dari Rp22.000 menjadi Rp27.000 (borongan) dan dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 (eceran), naik 16,7%. Terong Belanda mengalami lonjakan dari Rp12.000 menjadi Rp17.000 (borongan) dan dari Rp15.000 menjadi Rp20.000 (eceran), naik 25%,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami penurunan harga yang cukup drastis, tomat lokal turun dari Rp4.000 menjadi Rp3.000 (borongan) dan dari Rp5.000 menjadi Rp4.000 (eceran), penurunan 25%. Cabe Merah Besar turun dari Rp57.000 menjadi Rp52.000 (borongan) dan dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 (eceran), turun 9,1%.

Cabe Merah Keriting turun dari Rp52.000 menjadi Rp47.000 (borongan) dan dari Rp55.000 menjadi Rp50.000 (eceran), turun 10%. Cabe Hijau turun dari Rp27.000 menjadi Rp22.000 (borongan) dan dari Rp30.000 menjadi Rp25.000 (eceran), penurunan 20%.

“Jeruk Sayur turun dari Rp17.000 menjadi Rp12.000 (borongan) dan dari Rp20.000 menjadi Rp15.000 (eceran), penurunan tajam 33,3%. Jeruk Nipis turun dari Rp12.000 menjadi Rp9.000 (borongan) dan dari Rp15.000 menjadi Rp12.000 (eceran), turun 25%,” ujarnya lagi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *