SDN 17 Sabang Gelar Aksi Gotong Royong di Lingkungan Sekolah hingga Lokasi Wisata

Sekolah Dasar (SD) Negeri 17 Kota Sabang gelar aksi gotong royong di halaman sekolah, dan di lingkungan sekitar, Gampong Krueng Raya Kecamatan Sukakarya Sabang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 anak dari kelas 1-6.(Foto/Difa)

Habapublik.com, Sabang: Menanamkan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik, Sekolah Dasar (SD) Negeri 17 Kota Sabang gelar aksi gotong royong di halaman sekolah, dan di lingkungan sekitar, Gampong Krueng Raya Kecamatan Sukakarya Sabang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 anak dari kelas 1-6.

Kepala Sekolah SDN 17 Sabang Halimatun Sakdiah, S.Pd mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas bagi siswa siswi yang masuk ke dalam P5 Kurikulum Merdeka. Dengan adanya giat gotong royong ini dapat menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan dan sadar akan kebersihan bagi generasi penerus bangsa yang ada di Kota Sabang.

“Jadi sejak dini sudah tertanam jiwa gotong royong bagi anak-anak didalam hatinya. Kita biasakan melakukannya dari sejak dini, sehingga dengan mereka melakukannya secara langsung, maka hal ini akan terus dilakukan hingga anak-anak beranjak ke jenjang SMP, SMA dan seterusnya,” ujar Halimatun, Rabu (6/3/2024).

Pihaknya Bersama 14 guru pendamping lainnya serta seluruh siswa mengawali gotong royong di halaman Sekolah, dan diakhiri dilokasi wisata Pantai Teupin Cirik Sabang. Hingga giat selesai, seluruh siswa sangat antusias melakukan aksi tersebut.

“P5 ini memang kegiatan yang paling dinanti oleh anak-anak, karena langsung praktek diluar kelas. Kami bergerak dari halaman sekolah, kemudian lanjut ke lapangan lokasi anak bermain saat mapel Olahraga, jalan menuju pantai Teupin Cirik, anak mengutip sampah disepanjang lokasi seperti botol minum bekas, plastik, dan sampah lainnya lalu memasukkan ke kantung plastik yang telah disediakan,” tambahnya.

Halimatun berharap, kegiatan ini dapat mendidik siswa agar terbiasa berperilaku bersih, dapat menerapkannya di lingkungan rumah masing-masing, serta membangkitkan kepedulian siswa untuk menjaga keindahan lingkungan sehingga akan terwujud lingkungan yang sehat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *