Habapublik.com, Sabang : Warga Muhammadiyah Kota Sabang menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an pada Ramadhan 1445 H yang dipusatkan di Meunasah At Taqwa Gampong Kuta Ateuh, Selasa (2/4/2024).
Dalam kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an pada Ramadhan tahun ini diselenggarakan sejumlah kegiatan diantaranya tausyiah, santunan bagi anak yatim dan berbuka puasa bersama.
Menurut Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Sabang Bustamam kegiatan ini rutin digelar setiap tahunnya, dengan tujuan memaknai turunnya Al qur’an sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga Muhammadiyah. “Disamping itu untuk meringankan beban fakir miskin di bulan Ramadhan,”ujarnya.
Dia memaparkan dalam kegiatan itu turut andil sejumlah donatur menyalurkan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin yang berjumlah 20 orang. “Ini kegiatan rutin kita tiap tahunnya untuk berbagi dan menjalin silaturahmi dengan berbuka bersama seluruh warga Muhammadiyah, Dan juga ada bantuan dari donatur untuk membantu fakir misik dan anak yatim yang berjumlah 20 orang,” ujarnya, Selasa (3/4/2024).
Pada kegiatan itu penceramah ustad Muhammad Rafiq memaparkan makna Ibadah dan puasa di bulan Ramadhan untuk melatih kekuatan Iman. Agar diluar Ramadhan akan semakin tangguh dalam menghadapi cobaan dunia.
“Semua kita mendapat kesempatan lagi tahun ini merasakan Ramadhan, ini patut kita Syukuri, ditengah gejolak dunia yang dinamis ini” paparnya.
Menurut Ketua PDM Sabang Bustamam dalam bulan Ramadhan, Masjid At Taqwa Kuta Ateuh juga rutin melaksanakan kegiatan seperti Qiyamul Lail berupa shalat tarawih dan witir, Selain itu tadarus, dan I’tiqaf pada 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan.
Dia berharap ibadah pada bulan suci ini dapat terus di jaga sampai akhir Ramadhan nanti dan di tingkatkan pada masa mendatang. “kita harapkan kedepan semakin banyak warga kita dan pendonor yang berpartisipasi pada kegiatan ini sehingga Syiar islam di bulan ramdhan akan terus menggema,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan berbuka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah di Meunasah setempat bersama unsur pengurus, anak yatim maupun masyarakat sekitar.(*)












