Ragam  

Pra HANI 2024, BNN Sabang Bentuk Penggiat P4GN

Kepala BNN Kota Sabang Hasnanda Putra, ST, MM, MT memasang tanda peserta secara simbolis pada pembukaan kegiatan Workshop Tematik Penggiat P4GN di Lingkungan Instansi Pemerintahan, di Ruang Theater Museum Sabang, Rabu (12/6/2024). Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang melaksanakan kegiatan Workshop Tematik Penggiat P4GN di Lingkungan Instansi Pemerintahan, di Ruang Theater Museum Sabang. Giat ini dilaksanakan untuk menyambut Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2024.

Workshop Penggiat P4GN atau Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika diikuti oleh 20 orang peserta dari instansi pemerintah daerah, instansi vertikal dan tokoh masyarakat yang dibuka secara langsung oleh Kepala BNN Kota Sabang Hasnanda Putra, ST, MM, MT. Ia mengatakakan, Workshop ini digelar untuk mensinergikan program P4GN dengan pemangku kebijakan di Instansi yang ada di Kota Sabang.

“Selain upaya ini, tentu peran dari orang tua juga sangat penting sebagai benteng utama dalam mengawasi dan menjaga lingkungan anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Hal-hal kecil demikian dapat memicu timbulnya penyalahgunaan narkoba, kami berharap bapak ibu yang hadir dapat menjaga lingkungan anak agar tidak menyalahgunakan narkoba,” ujar Hasnanda, Rabu (12/6/2024).

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang sekaligus pemateri dalam giat tersebut H. Samsul Bahri, S. Ag menjelaskan, penyalahgunaan narkoba dikalangan pegawai merupakan masalah yang serius, karena hal ini dapat mengganggu kinerja dan produktivitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kemenag terus bersinergi dengan BNN, adanya MoU, kemudian pelaksanaan deteksi dini bagi Catin atau calon pengantin dan pegawai di lingkungan Kemenag. Di sela kegiatan lainnya, kami juga kerap mengadakan penyuluhan bahaya narkoba secara mandiri bagi jajaran terkait,” kata Samsul Bahri.

Selain itu, Pemateri terakhir sebagai Akademisi Muda dari STIS Al-Aziziyah Sabang Dr. (C). Irwandi, S.HI., M.H mengungkapkan, stakeholder ataupun OPD yang ada di Kota Sabang bisa membuat slogan ataupun penyuluhan mandiri secara internal guna menyebarluaskan informasi bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja.

“Saat ini kita sering melihat berita di televisi maraknya aksi kriminalitas, yang setelah ditelusuri lebih jauh bersumber dari penyalahgunaan narkoba. Kita berharap hal-hal seperti ini dapat kita minimalisir lebih cepat tentu lebih baik,” ucap Wandi.

Disela kegiatan juga dilakukan deteksi dini melalui pemeriksaan urine bagi penggiat yang telah mengikuti jalannya kegiatan dipimpin oleh Katim P2M. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak BNN, tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkoba. Turut hadir Kasubbag Umum Dahlia Sungkar, SE dan Katim P2M Supriadi, ST selaku penanggungjawab kegiatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *