Habapublik.com, Lhokseumawe: Hidup seorang diri, jauh dari sanak saudara, Salaman warga miskin dari Kecamatan Nisam Aceh Utara, setiap hari kini ia harus bertualang sambil berpindah-pindah tempat sambil mengharap belas kasihan di tempat keramaian.
“Saya terpaksa mencari belas kasihan setelah kehilangan bagian kaki kanan akibat naas kecelakaan dijalan raya dialaminya sekitar 3 tahun lalu,”kisah Salaman, sedang duduk di bangku roda saat berada dipasar Impres Lhokseumawe. Sabtu, (13/07/2024).
Dari satu tempat berpindah ketampat yang lain, beginilah kegiatan dalam kehidupan Salaman sehari hari sebagai korban laka yang kehilangan bagian kanan dialami sejak tiga tahun lalu.
“Kira kira ada sekitar tiga tahun lalu, saya mau kepasar Krueng Geukueh mengalami kecelakaan, ditabrak mobil dari belakang, supirnya lari, ini bagian kaki sebatas lutut kanan saya remuk, ketika itu saya sadar dirawat di RS Arun gratis tidak bayar, “Kata Salaman sambil menunjukkan bagian kaki yang telah diamputasi.
Saat dijumpai di warung kopi Gomok dikeramaian Pasar Impres Lhokseumawe, Salaman mahir menggunakan Bangku dilengkapi roda kecil, ia juga tidak membutuhkan pertolongan untuk turun berpindah duduk di kursi meja ditemani segelas kopi pagi.
Dengan menggunakan bangku roda, pria cacat yang kini berusia sekitar 58 tahun, mengaku tidak pernah merasa rendah diri untuk mencari nafkah dari belas kasihan orang, yakni meminta dari satu tempat ke tempat yang lain.
“Ya begitulah capek saya tidak merasa rendah, cuma ini yang bisa saya lakukan setiap hari, sorenya pulang, besok pagi pergi lagi, kadang saya dapat 100 ribu kadang 50 ribu ya cukuplah untuk sehari hari bayar jasa awak antar saya dan makan sehari hari,“katanya.
Salaman dulunya bekerja sebagai petani, kini ia tidak bisa lagi bekerja layak orang normal. Meminta minta belas kasihan orang ditempat keramaian ini terpaksa dijalaninya sejak 3 tahun lalu setelah mengalami kecelakaan tabrak lari di jalan Raya.
”Pengalaman ini mengingatkan kita, agar kiranya kita perlu tertib dan patuh aturan berlalulintas dijalan raya, selalu menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain sesama pengguna jalan,“demikian Salaman.(*)












