Habapublik.com, Sabang : Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan Sabang menggelar kegiatan Tax Goes To School 2024 yang berlangsung di Aula MAN 1 Sabang. Kegiatan ini dilaksanakan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya pajak serta peran generasi muda dalam pembangunan negara sejak dini.
Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan Sabang (KP2KP) Yusuf Alaidrus Hidayatullah mengatakan, Pihaknya telah melaksanakan kegiatan ini sejak 2023 lalu, yang melibatkan seluruh sekolah tingkat SMA/MA dan SMK sederajat. Ada beberapa perlombaan dalam TGTS tahun 2024 ini seperti Rangking satu untuk pengetahuan perpajakan, lomba Bahasa Inggris dan Reels Instagram serta Pantun berupa video yang diposting di Instagram.
“Untuk kegiatan utamanya rangking satu seperti cerdas cermat akan diperlombakan dalam kegiatan itu namun ini perindividu dan online menggunakan hp masing-masing, targetnya tiap Sekolah mengirimkan 10 peserta. Kemudian kalau kegiatan yang bentuknya berupa kreativitas setiap sekolah itu bisa perindividu atau maksimal tiga orang mengirimkan videonya melalui Instagram,” ujar Yusuf, Sabtu (03/08/2024).
Pihak Sekolah telah melakukan segala persiapan sejak satu bulan yang lalu, dan nantinya bagi pemenang akan diberikan hadiah menarik dan sertifikat yang ditandatangani Dinas Pendidikan setempat. Dalam pelaksanaan TGTS, yang akan memberikan materi kepada siswa langsung dari pihak KP2KP Kota Sabang.
Yusuf berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat mengembangkan kreativitas siswa sehingga seluruh generasi muda di Kota Sabang ini dapat bersaing dengan pelajar yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu juga dapat meningkatkan pemahaman tentang pajak, menjadi warga negara yang bertanggung jawab, menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat dan menjadi agen perubahan.
“Semua siswa itu memiliki keunggulan kompetitif masing-masing jadi jangan takut untuk berkompetisi dan jangan takut untuk mengabdi kepada negara melalui memperkenalkan pajak, menerima konsep perpajakan negara dengan baik. Kemudian pada saat sudah menjadi wajib pajak seperti agen untuk memperkenalkan bahwa negara ini hampir 75% anggaran disumbang dari pajak yang menjadi sumber dari pembangunan yang ada di Indonesia secara keseluruhan,” tutupnya.(*)












