Dispar Sabang Gelar Pelatihan Story Telling Bagi Pemandu Wisata

Pj. Gubernur Aceh, Bustami. SE, M. Si didampingi Forkopimda Plus menyalami usai Melakukan Pengukuhan Pasukan Pengibaran Bendera (PASKIBRA) Tahun 2024 di Anjong Monmata, Banda Aceh, 16/08/2024. Foto/Biro Adpim Setda Aceh

Habapublik.com, Sabang : Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan wisata di Kota Sabang, Dinas Pariwisata (Dispar) Sabang menyelenggarakan pelatihan storytelling bagi pemandu wisata. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15-18 Agustus 2024 di Aula salah satu hotel di Kota Sabang dan diikuti oleh 30 peserta dari dari unsur komunitas HPI (Himpunan Pemandu Indonesia), Driver dan Becak di Kota Sabang.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Syamsurizal, S. Pd. mengatakan, kegiatan ini dilakukan guna memperkaya kemampuan para pemandu wisata dalam menyampaikan cerita yang menarik dan informatif kepada wisatawan, sehingga dapat meningkatkan daya saing destinasi wisata Sabang di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, Pemandu wisata adalah ujung tombak dalam kemajuan sektor Pariwisata di Kota Sabang.

“Dengan storytelling yang efektif, para pemandu wisata dapat menyampaikan sejarah, budaya, dan keindahan Sabang dengan cara yang lebih memikat, sehingga pengalaman wisatawan di Sabang menjadi lebih berkesan. Sehingga mereka dapat menghadirkan Sabang bukan hanya sebagai tempat yang indah, tetapi juga sebagai kota yang kaya akan cerita dan sejarah,” ujar Syamsurizal, Jum’at (16/08/2024).

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Sabang Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Soffa Dewi Yohanna, SE menjelaskan, dalam kegiatan pelatihan tersebut pihaknya menghadirkan pemateri yang berpengalaman dalam bidang storytelling, pariwisata dan sejarah. Peserta diajarkan teknik-teknik dasar storytelling, cara mengembangkan cerita yang menarik, serta bagaimana menyampaikan cerita dengan gaya yang sesuai dengan wisatawan.

“Narasumber Sdr. Albina Rahman seorang ahli sejarah di Kota Sabang dan Sdr. Irwan Mahdi ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) kota Sabang. Dengan begitu, dapat meningkatkan kompetensi insan pariwisata serta memberikan citra positif dalam pelayanan wisata buatan di Kota Sabang,” kata Soffa.

Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para pemandu wisata di Sabang dapat memberikan pengalaman yang lebih berkesan kepada wisatawan dan turut serta dalam mempromosikan potensi pariwisata Kota Sabang melalui cerita-cerita yang mereka sampaikan. Dispar Sabang juga berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan dan pembinaan bagi pelaku wisata di Kota Sabang, demi terwujudnya Sabang sebagai destinasi wisata yang berkelas dunia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *