YSPN Salurkan Bantuan Benih Dan Sarana Tanam Untuk Sekolah Di Sabang

Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) menyalurkan bantuan benih dan sarana tanam kepada SD Negeri 25 Sabang dan SMP Negeri 7 Sabang di kawasan Iboih, kegiatan berlangsung di tugu KM 0 Sabang. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) menyalurkan bantuan benih dan sarana tanam kepada SD Negeri 25 Sabang dan SMP Negeri 7 Sabang di kawasan Iboih, kegiatan berlangsung di tugu KM 0 Sabang. Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran ketahanan pangan sekaligus mendorong regenerasi petani sejak usia dini.

Bantuan yang disalurkan meliputi 600 polybag ukuran 40 x 40 sentimeter, 300 polybag semai, serta benih sawi, terong, cabai rawit, dan cabai keriting masing-masing sebanyak sembilan kantong. Sarana dan benih akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi siswa untuk mengenal budidaya tanaman secara langsung di lingkungan sekolah.

Ketua Umum Yayasan Swatantra Pangan Nusantara, Daryatmo, mengatakan program tersebut tidak hanya berfokus pada hasil produksi pangan, tetapi juga mempersiapkan sumber daya manusia yang akan menjadi pelaku pertanian di masa depan. Menurutnya, sekolah menjadi tempat yang strategis untuk menanamkan pemahaman mengenai pertanian modern kepada generasi muda.

“Salah satu tujuan kami adalah mengatasi krisis generasi petani dengan mengajak generasi muda dan siswa sekolah untuk memahami dunia pertanian. Pertanian tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga merupakan aktivitas agrobisnis yang inovatif dan menjanjikan,” kata Daryatmo, Kamis 18 Juni 2026.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 25 Sabang yang juga Plt Kepala SMP Negeri 7 Sabang, Azhari, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada kedua sekolah tersebut. Ia menilai program ketahanan pangan berbasis sekolah sangat bermanfaat dalam membentuk kebiasaan siswa untuk menanam dan memanfaatkan hasilnya bagi kebutuhan sehari-hari.

Azhari mengatakan, para siswa akan didorong untuk menanam berbagai jenis tanaman dengan pendampingan guru. Selain menjadi sarana pembelajaran, hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan oleh siswa dan keluarga mereka.

“Kami sangat siap mendukung program ini karena digerakkan oleh anak-anak sebagai generasi penerus. Harapan kami kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan juga menjangkau sekolah-sekolah lain di Kota Sabang,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Sabang. Selain mendukung pembelajaran, kegiatan tersebut juga dinilai mampu menanamkan nilai kemandirian dan kepedulian terhadap ketahanan pangan kepada para siswa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *