Habapublik.com, Sabang: Harga emas di Kota Sabang, Provinsi Aceh, saat ini kembali alami kenaikan. Berdasarkan pantauan di toko-toko perhiasan emas di Kota Sabang, harga emas untuk jenis 24 karat awalnya Rp.4.160.000, namun pada minggu ketiga bulan September 2024 naik lagi dan berada diharga Rp.4.200.000.
Salah satu Pedagang Emas di Kota Sabang Zulfikar mengatakan, naik dan turunnya harga emas ini terjadi seiring dengan tren harga emas di pasar internasional. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas tidak stabil saat ini secara global antara lain ketidakpastian ekonomi, inflasi, serta ketegangan geopolitik di beberapa wilayah.
“Harga emas pada bulan Agustus lalu naik, kemudian turun dan diakhir bulan kembali naik. Ini terjadi karena tren kenaikan harga emas di pasar internasional yang berdampak pada harga emas di wilayah kami,” ujar Zulfikar, Kamis (19/09/2024).
Dikatakan, grafik harga emas saat ini terus mengalami kenaikan namun sesekali kembali alami penurunan, baik terjadi pada emas perhiasan maupun emas antam. Untuk harga emas perhiasan awalnya Rp.4.150.000 kemudian naik hingga pada akhir Agustus 2024 tembus di harga Rp.4.200.000/mayam dan pada minggu kedua bulan September harga emas 24 karat kembali mengalami penurunan.
“Sementara untuk Emas LM Rp. 1.275.500 – 1.263.500 dan emas lokal Rp. 1.260.000 – Rp.1.248.000. Emas antam juga alami kenaikan mulai dari 1 gram Rp.1.436.000, 2 gram Rp 2.812.000, 3 gram Rp. 4.278.000, 5 gram Rp. 7.090.000, serta ukuran 10 gram Rp. 14.110.000, 25 gram Rp. 35.025.000, 50 gram Rp. 69.850.000 dan 100 gram Rp. 139.400.000,” tambanya.
Menurut Zulfikar, meski harga emas masih belum stabil, namun penurunan yang terjadi saat ini membuat antusias sebagian masyarakat Sabang meningkat untuk membeli emas. Di sisi lain, para pedagang emas di Kota Sabang menyatakan bahwa mereka tetap optimistis dengan prospek penjualan emas di tengah kenaikan harga ini.
“Mereka meyakini bahwa emas tetap menjadi pilihan investasi yang aman bagi masyarakat Sabang dalam jangka Panjang, meskipun harga emas sedang tinggi, minat masyarakat Sabang terhadap emas masih cukup kuat. Kami tetap optimistis dapat menjual emas dengan baik di tengah kondisi pasar saat ini,” tutupnya.(*)












