Habapublik.com, Sabang: Puskesmas Sukakarya Sabang melaksanakan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) sebagai salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kehamilan berisiko.
Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan kehamilan oleh bidan dan edukasi bagi ibu hamil, suami, dan keluarga tentang bahaya kehamilan, serta pentingnya perencanaan persalinan yang aman.
Kepala Puskesmas Sukakarya Fadhiah Hanum mengatakan, program P4K ini bertujuan mengajak keluarga untuk lebih peduli dan memahami risiko kehamilan, yang dilaksanakan di seluruh gampong yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya Sabang. pihaknya juga menghadirkan para keuchik, pemangku kebijakan gampong, Babinsa, PKK Gampong, bidan desa, dan ibu hamil sebagai peserta.
“Kegiatan ini tidak hanya sampai disini saja, kegiatan P4K ditahun 2025 kami rencanakan akan menambah peserta memanggil suami dari ibu hamil. Hal ini karena para suami tentunya juga wajib mengetahui seperti apa dan perkembangan dari kondisi ibu hamil tersebut,” ujar Fadhiah, Kamis (26/09/2024).
Melalui program ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan persalinan yang aman, penggunaan kontrasepsi pasca persalinan, serta mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan tenaga medis di setiap gampong untuk bersama-sama mensosialisasikan bahaya persalinan tanpa perencanaan yang matang.
“Kita selalu mengedukasikan disemua masalah, misalnya kalau masalah gizi, kita mengedukasikan maslah gizi. Kemudian kita jiuga megedukasikan mengenai komlikasi kehamilan itu seperti apa, dan gal-hal lain yang dianggap penting untuk diketahui oleh seluruh peserta,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan P4K ini, Puskesmas Sukakarya Sabang berharap dapat mengurangi angka komplikasi kehamilan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persiapan persalinan dan kontrasepsi.(*)












