Habapublik.com, Sabang : Harga emas terus mengalami kenaikan hingga hari ini mencapai Rp 4,4 juta per mayam, namun hal tersebut ternyata tidak berdampak besar pada tren pernikahan di Sabang. Meskipun emas menjadi komponen penting dalam mahar, tren pernikahan di kota ini tetap stabil.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kakanmenag Sabang, pada tahun 2023 jumlah pernikahan yang tercatat mencapai 165 pernikahan. Sementara itu, pada tahun 2024, periode Januari hingga September, sebanyak 108 pernikahan telah dilaksanakan. Angka ini belum termasuk pernikahan yang akan berlangsung pada bulan Oktober, November, dan Desember.
“Pernikahan itu adalah sunatullah, jadi meskipun harga emas naik, mereka akan berusaha keras, dan insya Allah segala urusan akan dipermudah oleh-Nya. Kami berpendapat bahwa kenaikan harga emas tidak terlalu berpengaruh terhadap tren pernikahan, angkanya masih cukup stabil,” kata H. Samsul Bahri, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Sabang saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (15/10/2024).
Ia juga menekankan pentingnya bagi orang tua untuk mempertimbangkan kemampuan calon pengantin pria dalam menetapkan mahar. Dengan tren pernikahan yang tetap stabil, harga emas yang tinggi tidak mempengaruhi angka pernikahan di Sabang secara signifikan.
“Mahar memang penting, tetapi yang lebih penting adalah kesiapan mental dan tanggung jawab calon pengantin dalam menjalankan kehidupan berumah tangga. Orang tua seharusnya melihat kondisi kemampuan calon pengantin pria,” tambahnya.
H. Samsul Bahri menekankan pentingnya perencanaan yang matang, persiapan finansial dan tidak tergesa-gesa dalam memutuskan pernikahan. Untuk menghadapi kenaikan harga emas, ia menyarankan kepada masyarakat Sabang, terutama para pemuda yang berencana menikah, untuk lebih giat menabung dan bekerja.(*)












