Habapublik.com, Sabang: Harga emas Antam terus mengalami kenaikan signifikan, mencatatkan rekor baru dengan kenaikan yang konsisten sepanjang tahun ini.
Berdasarkan data terakhir, harga emas Antam kini menembus angka Rp1.566.000 per gram, dipicu oleh berbagai faktor ekonomi global, termasuk ketidakpastian geopolitik dan inflasi yang berlanjut di berbagai negara.
Kondisi ini mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap aman seperti emas. Peningkatan permintaan dari masyarakat Indonesia turut mempengaruhi harga logam mulia Antam, yang dianggap sebagai bentuk investasi stabil dan relatif rendah risiko.
Kenaikan harga ini diiringi dengan lonjakan pembelian, khususnya di kalangan investor individu yang menginginkan proteksi nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.
Salah seorang Pemilik Toko Emas di Kota Sabang Zulfikar mengatakan, di Kota Sabang, harga emas Antam kini berada di angka Rp. 1.566.000 per gram untuk ukuran 1 gram. Sementara harga untuk ukuran 50 gram mencapai Rp. 75.650.000 sebelumnya (Rp. 72.800.000) serta ukuran terbesar 100 gram Rp. 151.000.000 sebelumnya berada diharga (Rp.145.400.000).
“Namun jika masyarakat ingin membeli Emas Antam 2 gram Rp. 3.092.000, 3 gram, Rp. 4.629.000. Kemudian Emas Antam 5 gram Rp. 7.670.000 (sebelumnya Rp. 7.505.000) dan Emas Antam 10 gram, Rp. 15.280.000 (sebelumnya Rp. 14.950.000), serta antam 25 gram Rp. 37.950.000 (sebelumnya Rp. 37.125.000),” tambahnya.
Selain harga emas Antam, harga emas perhiasan di Sabang masih bertahan di angka Rp. 4.550.000 per mayam. Sementara itu, harga emas lokal per gram tercatat sebesar Rp.1.400.000 dan harga emas LM per gram berada di Rp. 1.418.000.
Zulfikar menambahkan, dengan adanya fluktuasi pasar global serta permintaan yang terus meningkat, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam melakukan investasi emas.
“Kita harus tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Investasi emas bisa sangat menguntungkan, tetapi dibutuhkan perencanaan yang matang dan kesabaran,” tutup Zulfikar.(*)












