Habapublik.com, Sabang : Kota Sabang tak hanya dikenal dengan keindahan alam dan wisata sejarahnya, tetapi juga menyuguhkan cita rasa khas melalui kuliner tradisional yang lezat. Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman lengkap ini adalah Benteng Anoi Itam. Di balik keindahan alam dan nilai historisnya, Benteng Anoi Itam menyimpan kenikmatan kuliner lokal yang telah eksis selama puluhan tahun, yakni Rujak Khas Benteng Anoi Itam.
Rujak yang satu ini bukan sekadar makanan biasa, namun ia telah mewarnai perjalanan kuliner Sabang selama 35 tahun. Menurut Yusuf, pemilik usaha Rujak Benteng yang juga peracik bumbunya, resep rujaknya diramu secara turun-temurun dengan sentuhan khas Sabang. Dengan harga yang terjangkau, yakni Rp13.000 per porsi, wisatawan dapat menikmati cita rasa rujak yang autentik.
“Bahan utama rujak ini, seperti mangga, timun, dan nanas, sebagian besar didapatkan dari Sabang sendiri, sementara buah-buah tertentu kadang dipesan dari Banda Aceh. Mengingat jarak rumah saya yang cukup jauh dari pusat kota Sabang, biasanya berbelanja sekali dalam seminggu untuk memenuhi stok buah,” ujar Yusuf, Kamis (31/10/2024).
Keistimewaan rujak Benteng Anoi Itam terletak pada bumbu rahasianya, yakni campuran gula merah dan kacang yang diolah dengan rasa yang khas. “Jadi rujak yang saya buat ini sederhana namun kaya rasa, rujak ini berhasil mencuri perhatian pengunjung yang ingin menikmati sajian kuliner sambil mengagumi keindahan dan sejarah Benteng Anoi Itam,” tambahnya.
Setiap akhir pekan dan musim libur panjang, rujak khas Benteng ini laris manis, mampu memberikan Yusuf keuntungan hingga Rp2 juta per hari. Namun, pada hari-hari biasa, penjualannya berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.
Benteng Anoi Itam Sabang, menjadi destinasi yang sempurna bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Sabang dari berbagai sisi, mulai dari sejarahnya, keindahan alam yang sangat menakjubkan, hingga kenikmatan kuliner khas yang melegenda.(*)












