Habapublik.com, Banda Aceh: Pj Gubernur Aceh Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, membuka secara resmi Kegiatan Review Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tahun 2024, bertempat di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Rabu (5/11/2024).
Mengawali sambutannya Pj Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi BKKBN yang saat ini menjadi Kementerian baru di Kabinet Merah Putih. “Apresiasi saya kepada BKKBN yang saat ini sudah menjadi Kementerian baru, ini dikarenakan tantangan kita makin lama makin Besar, makin banyak, makin variatif, makanya pandangan bapak presiden perlu membentuk Kementerian sendiri agar bisa menjawab tantangan yang lebih banyak dan lebih kompleks di-era keterbukaan informasi”, ujarnya.
Safrizal menyampaikan, angka Stunting Aceh pada Tahun 2022 sebesar 31,2%, angka tersebut cukup tinggi dan masuk 5 Besar di Indonesia.
Pada tahun 2023 turun 2% menjadi 29,4%. Secara nasional target Penurunan Stunting 14 %, target ini tentu harus dicapai melalui pendekatan kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Dinas Pangan, Dinas Pertanian, TNI dan Polri.
“BKKBN Aceh harus membuat program yang tepat sasaran, tegas dan jelas, sistem informasi keluarga untuk penanganan soal keluarga berencana harus Smart. Sehingga termonitor kondisi keluarga, agar mengetahui keluarga yang harus ditangani sesuai prioritasnya,”pungkas Safrizal.
Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, kepada wartawan mengatakan, Review Program BKKBN mengundang Dinas-dinas terkait yang ada di Provinsi, juga Dinas terkait yang ada dikabupaten Kota, Dengan Jumlah peserta 300 orang dan di tambah 750 peserta via Virtual Zoom. Peserta terdiri OPDKB dari 23 Kabupaten/Kota, organisasi terkait, Penggerak dan Satgas Stunting.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Kepala Perwakilan BPS Aceh, Kadis Kesehatan, Pangdam IM, Kadis Ibu dan Anak, Kadis Pangan, Karo Adpim, Direktur Poltekkes, Ketua Persatuan Bidan Aceh, Ketua Persatuan Ahli Gizi, Satgas Percepatan Penurunan Stunting. (*)












