Habapublik.com, Sabang : Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Sabang melakukan pemantauan rutin ke Pasar induk Kota Sabang. Dari hasil pantauan tersebut, harga kebutuhan pokok di Kota Sabang saat ini dalam kondisi stabil.
Kegiatan ini dilakukan langsung di pasar pada pukul 08.00 – 10.00 Wib, dengan metode wawancara terhadap sejumlah pedagang mengenai harga barang kebutuhan pokok yang dipantau per komoditas, varian, harga, dan satuan. Pemantauan harga ini dilaksanakan dengan mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan yang berlaku.
Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Sabang, Rinaldi Syahputra, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Muhammad Nasir mengatakan, prinsip pemantauan diterapkan dengan ketat, termasuk menjaga integritas, akurasi, konsistensi, dan kontinuitas data.
Hasil pemantauan kali ini menunjukkan tidak adanya lonjakan harga signifikan di pasar, yang menjadi kabar baik bagi masyarakat Sabang di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Dalam pemantauan tersebut, harga beras terpantau stabil, dengan harga beras medium berada di kisaran Rp14.500 hingga Rp14.700 per kilogram, beras premium di Rp15.000 per kilogram, dan beras SPHP di Rp14.500 per kilogram. Sementara itu, harga gula pasir tercatat di Rp19.000 per kilogram, yang menunjukkan kestabilan di tengah meningkatnya permintaan selama bulan-bulan belakangan ini,” ujar Nasir, Selasa (19/11/2024).
Minyak goreng juga mengalami kestabilan harga, dengan minyak goreng curah dijual seharga Rp19.800 per liter, minyak goreng premium seharga Rp23.000 per liter, dan Minyak Kita, minyak goreng subsidi pemerintah, dijual seharga Rp18.000 per liter.
Nasir menegaskan bahwa kestabilan harga minyak goreng ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
“Selain itu, tepung terigu saat ini dihargai Rp13.000 per kilogram, sedangkan kedelai impor dijual di angka Rp17.000 per kilogram. Menurut beberapa pedagang, stabilnya harga komoditas ini karena pasokan yang cukup dan distribusi yang berjalan lancar ke Kota Sabang,” tambahnya.
Secara keseluruhan, kondisi harga yang stabil ini menjadi indikasi bahwa kebutuhan pokok masyarakat di Sabang dapat terpenuhi tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga.
Disperindagkop dan UKM Kota Sabang berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan harga secara rutin agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan stabil.(*)










