Habapublik.com, Sabang : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sabang melalui Panitia Pengawas Pemilu menyelenggarakan kegiatan rapat evaluasi pengawasan tahapan Pemilu 2024.
Acara yang berlangsung di aula salah satu hotel di Sabang ini dihadiri oleh 35 peserta dari berbagai unsur, termasuk perwakilan dari Kepolisian Resor (Polri) dan Kejaksaan Negeri Sabang.
Ketua Bawaslu Sabang Kurdinar melalui Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bustanul, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ajang evaluasi kinerja pengawasan tahapan pemilu untuk pemilihan presiden, wakil presiden, serta calon legislatif tahun 2024.
Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur pencapaian dan efektivitas pengawasan, serta mengidentifikasi potensi tindak pidana pemilu.
“Di Sabang, hingga saat ini tidak ada temuan terkait dugaan tindak pidana pemilu. Kehadiran unsur sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) juga menjadi bagian dari persiapan untuk Pilkada 2024 mendatang,” jelas Bustanul, Selasa (20/11/2024).
Bustanul menambahkan bahwa jika terdapat kekurangan dalam pengawasan, hal tersebut akan diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilu, baik untuk Pilkada 2024 maupun Pemilu 2027 mendatang.
“Kami ingin memastikan langkah-langkah yang dilakukan ke depan sesuai untuk mencapai pemilu yang lebih baik dan berkualitas,” lanjutnya.
Harapan dari kegiatan ini, sebagaimana disampaikan Bustanul, adalah agar seluruh peserta rapat dapat bersinergi memperbaiki serta meningkatkan kualitas pengawasan pada pemilu selanjutnya, sehingga seluruh tahapan Pemilu 2024 dan seterusnya dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan rapat ini menghadirkan pemateri komisioner Panwaslih Sabang pada periode 2018-2023. Afriq membidangi pengawasan dan menyampaikan materi yang difokuskan pada peningkatan sinergi antarinstansi serta pentingnya menjaga netralitas dalam pengawasan tahapan pemilu.
“Jadi materi yang saya sampaikan lebih difokuskan pada penguatan sinergi antara peserta untuk meningkatkan kualitas pengawasan tahapan pemilu. Semoga upaya ini akan terus berlanjut di masa mendatang demi terciptanya pemilu yang berintegritas di Kota Sabang,” kata Afriq.(*)












