Ragam  

Museum Sabang Raih Nominasi Bergengsi di Purwakalagrha

Museum Sabang Raih Nominasi Bergengsi di Purwakalagrha

Habapublik.com, Sabang : Museum Sabang berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai salah satu nomine dalam kategori “Museum Bersahabat” pada ajang Anugerah Purwakalagrha Indonesia Museum Award 2024. Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan oleh Komunitas Jelajah, yang setiap tahunnya menganugerahkan apresiasi kepada museum-museum terbaik di Indonesia.

Kepala Museum Sabang, Evan Boy Foreman, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa nominasi ini adalah hasil dari kerja keras seluruh tim museum dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, edukatif, dan ramah bagi pengunjung dari berbagai kalangan.

“Kami merasa sangat terhormat atas pengakuan ini. Museum Sabang terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, meningkatkan pengalaman belajar sejarah, dan menjadi rumah yang bersahabat bagi masyarakat lokal maupun wisatawan,” ujarnya, Sabtu, (30/11/2024).

Museum Sabang dikenal sebagai pusat dokumentasi sejarah Kota Sabang, menampilkan koleksi yang mencakup masa kolonial, perkembangan pelabuhan bebas, hingga peran Sabang dalam sejarah maritim Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, museum ini juga aktif mengadakan program edukasi seperti tur sejarah, pameran temporer, dan lokakarya kreatif bagi anak-anak dan pelajar.

Selain itu, dukungan masyarakat Sabang dan pelestarian nilai-nilai sejarah lokal menjadi salah satu alasan museum ini dianggap layak masuk nominasi. Seluruh warga Sabang diharapkan memberikan dukungan penuh kepada Museum Sabang untuk memenangkan penghargaan ini.

Museum Sabang optimistis dapat membawa pulang penghargaan lainnya, sebagai bentuk kebanggaan untuk Kota Sabang dan Provinsi Aceh. ” Dengan semangat ini, mereka terus membuka pintu untuk kolaborasi dan inovasi dalam melestarikan sejarah. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga warisan budaya dan sejarah Sabang, sekaligus menginspirasi museum-museum lain di Indonesia,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *