Habapublik.com, Meureudu: Muspika plus Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) dibawah komando Camat Jailani SE MM patut diapresiasi atas kepeduliannya mencari solusi terhadap tersendatnya aliran air irigasi petani ke sawah.
Tidak menunggu waktu lama, saat petani Gampong Mesjid Trienggadeng butuh bantuan dan memerlukan alat berat berupa Beko untuk membersihkan tumpukan sampah yang mengakibatkan sumbatan saluran irigasi.
Camat Jailani dengan begitu responsif dalam hal kemaslahatan petani itu dengan sekejap mengkoordinir masalah tersebut, kemudian langsung menghubungi pemerintah kabupaten agar membantu kerahkan alat berat jenis (Beko).
“Alhamdulillah, pagi ini, Jumat (3/2/2025) kami Muspika plus bersama warga Gampong Mesjid Trienggadeng yang terdiri dari Keushik, tokoh masyarakat serta perangkat Gampong lainnya saling bahu-membahu membersihkannya,” ujarnya kepada wartawan saat berada dilokasi.
Jailani yang mantan Camat Meureudu itu menyebutkan bahwa melalui kegiatan gotong royong yang dilakukan muspika bersama warga merupakan langkah konkret dengan cara membersihkan sampah dan tumpukan material lainnya yang menghambat aliran air kesawah.
Terakhir Ia mengajak warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan minimal tidak membuang sampah sembarang, terlebih lagi di seputaran sungai saluran irigasi sehingga dapat mengganggu kelancaran aliran air. (*)












