*DP2KBPP dan PA Salurkan Bantuan Tahap II
Habapublik.com, Kota Jantho: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBPP dan PA) terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah Aceh Besar.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program penyaluran bantuan kepada keluarga dengan anak berisiko stunting yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan di satu lokasi dengan penerima yang sama hingga empat bulannya.
Tahap kedua penyaluran bantuan tersebut telah dilakukan pada Selasa, 14 Januari 2025 lalu, kepada 46 penerima dari empat gampong di Kecamatan Kuta Cot Glie, yaitu Gampong Bak Sukon (20 penerima), Lamsie (12 penerima), Leupung Baleu (10 penerima), dan Gampong Siron Krung (4 penerima). Pemilihan lokasi dan penerima bantuan tersebut berdasarkan data wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi.
“Kami berharap penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Aceh Besar,” ujar Kepala DP2KBPP dan PA Aceh Besar, Drs Fadhlan, Sabtu (25/1/2025).
Ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung program tersebut. “Terima kasih kepada Bapak Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM, Ketua Baitul Mal Aceh Besar Azwir Anwar SE, serta seluruh pembayar zakat yang telah memberikan kontribusi untuk terlaksananya kegiatan ini,” tambahnya.
Menurut Fadhlan, ia berharap supaya program tersebut tidak hanya berhenti di satu lokasi, melainkan dapat menyasar wilayah lain di Kabupaten Aceh Besar, sesuai dengan kemampuan anggaran. DP2KBPP dan PA Aceh Besar juga mengajak elemen masyarakat lainnya untuk turut mendukung program “Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting” (Genting) sebagai upaya dalam memerangi stunting.
“Kami berharap ada lebih banyak donatur dari berbagai elemen masyarakat yang bersedia mendukung program Genting ini, sehingga kita bersama-sama dapat menciptakan generasi Aceh yang lebih sehat dan berkualitas,” tutup Fadhlan.
Program tersebut merupakan cerminan komitmen kuat Pemkab Aceh Besar untuk terus berupaya menekan angka stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Aceh.(*)












