Habapublik.com, Sabang : Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kota Sabang melakukan pemantauan proses perontokan padi gogo di lahan milik petani kawasan Ujong Seuke, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Sabang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui jumlah hasil panen yang diperoleh dari lahan petani tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Widia menjelaskan, pihaknya rutin melakukan pengecekan langsung ke seluruh lahan padi gogo di Sabang. Pengecekan tersebut dilakukan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas hasil panen padi gogo yang telah ditanam sejak bulan Oktober 2024 lalu.
“Selain melakukan pengecekan rutin, kami juga memberikan dukungan kepada para petani. Dukungan yang kami berikan itu berupa bibit, pupuk dan obat untuk mengatasi hama jika menyerang tanaman padi gogo,” ujar Widia, Minggu (23/02/2025).
Ke depan, Distanpangan Kota Sabang berencana menjadikan lahan milik M. Yasin sebagai lokasi penangkaran bibit padi gogo di Sabang. M. Yasin pun menyatakan kesiapannya apabila lahannya dijadikan sebagai lokasi penangkaran bibit.
Sementara itu, M. Yasin menjelaskan, ia menanam padi gogo di lahan seluas 2 hektare dengan modal pribadi. Sementara itu, bibit, pupuk, serta obat-obatan diberikan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang.
“Pada panen perdana ini, lahan kami berhasil menghasilkan ratusan kilogram padi dengan tiga varietas unggulan, yaitu Situbagendit, Infago, dan Sigambiri Merah. Harga jual untuk dijadikan bibit sebesar Rp20.000 per kg, dan akan dipasarkan ke Banda Aceh dan Sabang, serta digunakan untuk kebutuhan sendiri,” tambahnya.
Dengan adanya pengembangan penangkaran bibit padi gogo ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Kota Sabang serta membantu para petani dalam memperoleh bibit berkualitas untuk musim tanam berikutnya.(*)












