Habapublik.com, Lhokseumawe: Akibat terjadinya peningkatan kebutuhan dan pengaruh cuaca buruk selama dua pekan di bulan Ramadhan, harga jual ikan ikut melambung dijual pedagang di seputaran Pusong Lhokseumawe.
Menurut Pedagang dilokasi pasar ikan Pusong kecamatan Banda Sakti Sulaiman, jika sebelumya kenaikan harga kerap terjadi karena minim tangkapan ditengah cuaca buruk, namun kali ini kenaikan harga jual justru terjadi karena tingginya permintaan hingga 10 hari ramadhan
“Yang jelas bukan karena minim hasil tangkapan nelayan, tapi karena tingginya permintaan pasar, ya rata rata kenaikan terjadi bervariasi sekitar 5 ribu sampai 10 ribu rupiah per kilogram sesuai jenis ikan,” Kata seorang pedagang, Senin (10/3/2025).
Setelah beberapa pekan sempat terdampak pengaruh cuaca buruk, para Nelayan di sejumlah pesisir pantai kini kembali bersemangat beraktifitas turun mencari ikan di laut.
Hasil tangkapan melimpah ditengah lonjakan harga jual pasar, ini, salah satunya didapat Nelayan tradisional Pukat Darat di Seputaran Pantai Lagu Pusong Kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe.
Seyogyanya para Nelayan tampak lega karena hasil yang didapat selama Ramadhan. Namun dibalik itu Nelayan juga kerap merasakan dampak cuaca yang membuat nelayan pasrah membatalkan niat, tidak bisa aktif mencari ikan dilautan.
“Alhamdulillah, sejak hari pertama puasa, rata rata adalah rezeki kami dapat, meningkat ,kalo beberapa pekan lalu kali tidak bisa turun kelaut karena cuaca,“ Kata Pakwa Nelayan Desa Ujong Blang.
Salah seorang Nelayan setempat bernama Amat Kleng, mengakui bagi Nelayan, harga jual yang meningkat dipasar, kerap terjadi ditengah situasI cuaca buruk yang membuat mereka tidak berdaya untuk beraktifitas.(*)












