Habapublik.com,Aceh Utara: Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) himbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrim berpotensi bencana Hidrometeorologi.
Kalaksa BPBD Aceh Utara, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ns.MULYADI.,S.Kep.M.Kes mengatakan, peringatan dini untuk meningkatkan kewaspadaan tersebut dikeluarkan berdasarkan prakiraan cuaca disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh Aceh Utara, sepekan ini.
Dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrim tidak menentu, sesuai prakiraan BMKG dikatakan Mulyadi pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah antisipasi dalam menghadapi potensi bencana alam, di sejumlah kecamatan Aceh Utara, Senin, (24/03/2025)
“Sesuai dengan arahan Bupati dan Wakil bupati Aceh Utara Kami melakukan Peningkatan, BPBD Siapsiaga mengerahkan Tim TRC dan Tim Evakuasi (Sar, Resceu) bila kondisi memerlukan secara segera, “terang Mulyadi.
Selain memastikan Kesiagaan, dan peringatan dini untuk meningkatkan kewaspadaan, BPBD juga akan mengerahkan Tim Satgas SAR dan Basarnas untuk memberikan bantuan jika kondisi memburuk berdampak bencana alam longsor, banjir, angin kencang, pergerakan tanah seiring dengan intensitas tinggi masih terus terjadi.
“Agar tidak menimbulkan korban jiwa, masyarakat harus selalu waspada karena berdasarkan prakiran cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca buruk kerap terjadi secara tidak menentu berpotensi menimbulkan dampak bencana alam bisa saja terjadi secara tidak menentu,”
Dalam seruan dikeluarkan Pemerintah Aceh Utara jelang Lebaran idul Fitri 1446 H, masyarakat diminta untuk memantau cuaca secara berkala, melalui Aplikasi Narisk, agar dapat mengetahui bencana di sekitar lokasi berasa.
Sementara bagi masyarakat yang akan bermudik jelang Lebaran idul Fitri 1446 H diminta untuk memastikan keamanan rumah, sebelum ditinggal mudik.(*)












