Harga Cabai Merah di Sabang Tembus Rp75.000 perkilogram

Harga Cabai Merah di Sabang Tembus Rp75.000 perkilogram. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang: Harga sejumlah bumbu dapur di Kota Sabang mengalami kenaikan signifikan usai libur Idul Fitri 1446 Hijriah. Kenaikan ini dirasakan cukup memberatkan oleh sebagian masyarakat, terutama dari kalangan kurang mampu.

Menurut salah satu pedagang di pasar tradisional Kota Sabang, harga cabai merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp55.000 per kilogram, kini naik drastis menjadi Rp70.000 hingga Rp75.000 per kilogram. Bawang merah asal Aceh juga mengalami lonjakan harga dari Rp40.000-Rp45.000 menjadi Rp50.000-Rp55.000 per kilogram.

“Kenaikan juga terjadi pada bawang kemasan (packing) dari Rp30.000 menjadi Rp35.000-Rp40.000 per kilogram, dan Bawang putih saat ini dijual dengan harga Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Sedangkan harga tomat bervariasi tergantung asalnya, di mana tomat asal Medan dijual Rp12.000 per kilogram dan tomat asal Takengon Rp10.000 per kilogram,” ujar Akmal, Selasa (15/04/2025).

Kemudian harga cabai rawit justru mengalami penurunan ke angka Rp25.000-Rp30.000 per kilogram, dan cabai hijau berada di kisaran Rp30.000-Rp35.000 per kilogram. Untuk komoditas sayur lainnya seperti kentang super dijual Rp20.000 per kilogram, kentang jumbo Rp24.000, dan wortel Rp15.000 per kilogram.

Sementara itu salah satu warga Kota Sabang, Lasmi, mengaku sangat merasakan dampak dari kenaikan harga bumbu dapur tersebut. Ia berharap ada perhatian dari pihak terkait agar harga kebutuhan pokok, terutama bumbu dapur, bisa kembali stabil sehingga masyarakat kecil bisa tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa kesulitan.

“Sebagai warga yang tergolong kurang mampu, kenaikan harga seperti ini sangat membebani. Kalau harga murah saya bisa beli satu kilo, tapi sekarang cuma sanggup beli sedikit, kadang per ons saja,” ungkap Lasmi.

Pantauan wartawan Habapublik.com, pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H, daya beli masyarakat di Kota Sabang kembali stabil. Selain itu, stok kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional juga terpantau aman dan diperkirakan memenuhi kebutuhan warga hingga beberapa minggu ke depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *