Habapublik.com, Aceh Utara: Sebagai Mitra Pemerintah, Pengurus institusi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) daerah Aceh Utara diminta bertanggung jawab mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di wilayah Aceh Utara.
Sorotan dan kritikan pedas tersebut merupakan bentuk kekecewaan Bupati Aceh Utara Ismail A Jalis SE. MM, terhadap lemahnya kinerja kepengurusan organisasi yang terkesan mati suri alias tidak berdaya dan tidak bertanggung jawab dalam menjalankan perannya.
Dengan nada kekecewaan, secara tegas disampaikan Bupati Ismail A jalil pada pertemuan resmi bersama pengurus KADIN Aceh Utara di ruang oproom Kantor Bupati Aceh Utara, Jumat 09 Mei 2025.
Pada kesempatan tersebut , Bupati Ismail A Jalil menuntut agar organisasi pengusaha agar berperan aktif sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah. “Selama ini saya melihat belum ada kinerja yang nyata dari KADIN,” tegasnya.
“Jangan hanya berandai-andai, tapi harus jemput bola. Jika ada kendala, sampaikan. Jangan pasif!,” tegas Ayah Wa dengan nada yang penuh harapan akan perubahan yang signifikan.
Lebih lanjut, dia meminta agar KADIN lebih intens dalam menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah serta para pelaku usaha.
Dia berharap KADIN dapat mengambil inisiatif yang lebih besar dalam menggali dan menciptakan peluang usaha baru, memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Aceh Utara, serta menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jangan menunggu diarahkan terus-menerus. KADIN harus hadir di tengah masyarakat dan pelaku usaha sebagai fasilitator dan katalisator,” imbuh Ayah Wa, seraya menekankan pentingnya peran aktif KADIN di lapangan.
Lebih jauh, Ayah Wa mengajak jajaran pengurus dan anggota KADIN Aceh Utara untuk segera melakukan evaluasi internal secara menyeluruh.
Ayah Wa berharap, dari evaluasi tersebut, KADIN dapat menyusun langkah-langkah strategis ke depan yang lebih konkret, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian Aceh Utara.
Sikap tegas Bupati ini menjadi sorotan dan diharapkan dapat memicu perubahan positif dalam kinerja KADIN ke depan.
“Peran penting KADIN dalam dunia usaha untuk meningkatkan ekonomi pada berbagai sektor juga diharapkan bisa mendongkrak PAD Aceh Utara, bisa menampung tenaga kerja baru, dan berefek langsung terhadap berkurangnya angka kemiskinan,” kata Ayah Wa.
KADIN juga diharapkan dapat mengambil peran untuk mengembangkan BUMD-BUMD gampong yang ada di Aceh Utara untuk bekerjasama dengan pengusaha lokal maupun nasional. “Ajak pengusaha luar untuk berinvestais di Aceh Utara Datangkan investor ke daerah kita.”
Dengan adanya perusahaan-perusahaan baru di Aceh Utara, otomatis dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat yang berpengaruh langsung terhadap peningkatkan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran.
Sementara secara terpisah, Ketua KADIN Aceh Utara Abdul Mukti menyahuti sorotan tajam Bupati Ayah Wa yang mendesak peningkatan kinerja KADIN sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah.(*)












