*Kapolres Lhokseumawe, Komit Tindak Tegas Aksi Premenisme
Habapublik.com, Lhokseumawe: Untuk menjamin kenyamanan masyarakat dan menjaga situasi Kamtibmas, Jajaran Kepolisian Polres Lhokseumawe akan menindak lanjuti bentuk Premanisme yang dilaporkan telah meresahkan ditengah Lingkungan Masyarakat.
Sikap dan Komitmen akan menindak tegas pelaku premenisme yang meresahkan masyarakat secara tegas dikatakan Kapolres Lhokseumawe Dr. AKBP Ahzan, SH. SIK M. S. M, M. H, pada Konferensi pers terkait pengungkapan 2 pelaku teror bom molotov yang berhasil diamankan Tim Satreskrim, Jum’at (16/05/2025)
“Kita selalu stanbay dan akan merespon setiap laporan Masyarakat, seperti contoh kasus premanisme ini meminta uang 200 ribu, tidak dikasih, kemudian dibalas dengan aksi lemparan Bom Molotov, jadi kalo ada tindakan seperti ini silahkan laporkan siap kami tindak lanjuti, “ Kata Ahzan Usai Konferensi Pers di aula Mapolres, Jumat, 16/05/2025).
Sementara Berdasarkan laporan Masyarakat Tim Satreskrim yang bergerak cepat berhasil menangkap 2 dari 3 pelaku pelemparan Bom Molotov dirumah warga Banda Masen kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe 8 Mai 2025 lalu.
Kedua pelaku tersebut berinisial VP, RF, dan Is otak pelaku dinyatakan Buron. Warga desa setempat
Ketika dihadirkan dalam konferensi pers Jum’at, (16/05/2025) kedua pelaku yang tampak tidak bisa berkutik mengakui perbuatan melakukan Aksi pelemparan Bom Molotov dirumah warga milik Samsul Arifin (28), seorang wiraswasta asal Bangkalan, Jawa Timur.
Meski tidak memiliki motif apapun terhadap pemilik rumah namun kedua pelaku berinisial VP dan RF mengaku mereka ikut bersama melakukan pelemparan bom Molotov atas ajakan tersangka Is warga setempat
“Kami diajak oleh tersangka Is, katanya dirumah itu diduga ada kumpul laki dan perempuan bukan muhrim, makanya saya ikut ketika diajak,“ucapnya.
Selain berhasil mengamankan dua orang pelaku, Tim identifikasi Satreskrim dipimpin Iptu Yudha Prasetya yang melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti pecahan kaca botol dan kain digunakan penutup muka serta sumbu api juga 1 unit Kompresor milik korban yang terbakar semburan api ledakan bom molotov.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya aksi pelemparan Bom Molotov ini terjadi Kamis, 08/05/2025) sekitar pukul 03.21 WIB ini membuat warga sekitar panik usai terdengar ledakan disertai kobaran api di bagian teras rumah milik Samsul Arifin (28), seorang wiraswasta asal Bangkalan, Jawa Timur.
Adapun lokasi kejadian Dusun 3 Ampera, Gampong Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (8/5/2025).(*)












