News  

Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dorong Ketahanan Pangan di Sabang

Dinas Pertanian dan Pangan bersama PKK Kota Sabang sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan di Gampong Jaboi. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Dinas Pertanian dan Pangan bersama PKK Kota Sabang sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan di Gampong Jaboi untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan warga. Selain edukasi, dilakukan juga penyaluran bibit tanaman langsung kepada petani guna mendorong produktivitas lokal.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakhri, SE, M.AP, mengatakan, program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri. Ia berharap warga saling mendukung dengan memanfaatkan hasil pekarangan, sehingga tak lagi bergantung pada pasokan dari luar.

“Harapan kita, masyarakat kita nanti untuk kebutuhan rumah tangga minimal tidak lagi membeli cabai ke warung, tapi ada di halaman rumah. Jadi hasil panen pekarangan juga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga,” ujar Fakhri, Rabu (06/08/2025).

Fakhri mengimbau para petani untuk tidak menggunakan pestisida secara berlebihan agar hasil panen tetap sehat dan aman untuk dikonsumsi. Ia menegaskan bahwa pendampingan dan bimbingan dari dinas akan terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program ini.

Wakil Ketua 3 TP Pokja Kota Sabang, Liza Zuliani, SP, MT, menjelaskan kegiatan ini merupakan program rutin PKK. Program ini bertujuan memberdayakan perempuan dan keluarga dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan.

“Kegiatan ini mendorong masyarakat, khususnya perempuan, untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah mereka dengan menanam sayur seperti bayam, kangkung, dan cabai. Dengan begitu, kebutuhan pangan keluarga bisa terpenuhi secara mandiri dan pengeluaran bisa berkurang,” ujar Liza.

Liza menyatakan pemerintah daerah terus memberikan dukungan langsung ke lapangan sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Upaya ini diharapkan membantu warga menghemat pengeluaran sekaligus meningkatkan kualitas hidup.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *