Habapublik.com, Sabang : Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Studi Kelayakan Sentra IKM Cokelat. Forum ini bertujuan merumuskan arah pengembangan industri berbasis kakao untuk mendorong ekonomi lokal.
Plt Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Sabang, Fakhri Kamal menyebutkan FGD melibatkan akademisi, praktisi, hingga pelaku UMKM. Keterlibatan lintas sektor ini dinilai penting untuk memperkuat rencana pembangunan sentra cokelat.
“Sabang memiliki potensi besar dari sektor kakao. Studi kelayakan ini akan memastikan setiap langkah pembangunan sentra IKM benar-benar terukur dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Fakhri Kamal, Selasa (02/09/2025).
FGD membahas empat aspek utama yakni pasar, teknis, finansial, serta kelembagaan. Narasumber memaparkan peluang pasar cokelat, teknologi pengolahan, hingga analisis ekonomi dan dampak sosial.
“Kami berharap hasil diskusi ini bisa menjadi pijakan dalam penyusunan dokumen kelayakan. Dengan begitu, produk cokelat Sabang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” tambahnya.
Selain peluang pasar, pertemuan juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan kelembagaan pengelola. Aspek lingkungan turut diperhatikan agar pengembangan sentra berjalan berkelanjutan.
Hasil FGD ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan bagi pemerintah dan referensi bagi investor. Dengan dukungan semua pihak, Sabang dinilai siap mengembangkan industri cokelat sebagai daya tarik ekonomi kreatif.(*)












