Habapublik.com, Meulaboh : Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Meulaboh menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 RRI sekaligus deklarasi anti sampah plastik. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala RRI Meulaboh, Wenny Zulianti, SH MH dan diikuti seluruh angkasawan serta angkasawati, Kamis (11/9/2025).
Peringatan HUT RRI tahun 2025 di Meulaboh berlangsung sederhana namun penuh makna. Sejumlah ucapan juga disampaikan para mitra dan masyarakat sebagai bentuk harapan agar RRI tetap menjadi penyambung aspirasi dari daerah ke pusat.
Dalam sambutannya, Kepala RRI Meulaboh, Wenny Zulianti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa HUT ke-80 menjadi momentum penting bagi RRI untuk terus bertransformasi dalam memberikan informasi, pendidikan, dan hiburan yang berkualitas bagi masyarakat.
Wenny menyebutkan, transformasi RRI telah terlihat dari capaian digital. Empat tahun lalu portal RRI berada di peringkat 265, namun kini sudah menembus 30 besar. Bahkan, beberapa waktu lalu portal rri.co.id sempat bertengger di posisi ke-25 media online nasional, dengan pengguna platform RRI Digital yang naik dari 100.000 menjadi 300.000 pengguna.
Jumlah pengunjung RRI streaming juga terus meningkat, dengan kenaikan hingga 44 persen dalam satu tahun terakhir. “Momentum Hari Radio ini mari kita jadikan sebagai pengobar semangat transformasi. Kita harus bekerja dengan penuh disiplin, terus berinovasi, membangun dan meningkatkan kualitas SDM, serta senantiasa berkolaborasi dengan semua pihak,” kata Wenny membacakan pidato Direktur Utama RRI, I Hendrasmo.
Wenny menegaskan, angkasawan dan angkasawati RRI di seluruh Indonesia merupakan ujung tombak keberhasilan misi siaran publik. Setiap berita, program, dan informasi yang disiarkan diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Kita ingin agar RRI tidak hanya menjadi suara bangsa, tapi juga hati bangsa yang menyentuh, menginspirasi, dan mempersatukan. Tugas kita memang tidak ringan, namun dengan kebersamaan, profesionalisme, dan semangat pelayanan, saya yakin RRI mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wenny mengingatkan seluruh pegawai agar senantiasa memegang sumpah Tri Prasetya yang dirumuskan para pendiri RRI. Menurutnya, RRI sudah 80 tahun menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya bangsa, menyebarkan informasi, pendidikan, serta hiburan bagi rakyat Indonesia.
Pada peringatan tahun ini, RRI mengusung tema “Memperkuat Peran RRI Mendukung Tujuan Negara, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Tema ini menjadi pengingat agar seluruh insan RRI terus menjaga peran publik dan kemandirian lembaga penyiaran nasional.
Usai upacara, seluruh angkasawan, angkasawati, dan Dharma Wanita Persatuan RRI Meulaboh mendeklarasikan komitmen anti sampah plastik.
Mereka menandatangani diatas spanduk yang telah disediakan sebagai simbol tekad bersama untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai demi menjaga lingkungan.(*)












