Habapublik.com, Sabang : Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia (KIBI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Taman Wisata Putroe Ijo, Desa Aneuk Laot, Kota Sabang. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Kongres Nasional VI, Temu Ilmiah X, dan Pengabdian Masyarakat Nasional III KIBI.
Ketua KIBI, Prof. Dr. rer. nat. Asmarinah, M.Si, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata akademisi dalam mendukung kesehatan masyarakat. Menurutnya, dosen tidak hanya mengajar dan meneliti, tetapi juga memiliki kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Jadi kami bukan hanya mengajar mahasiswa, meneliti, tapi juga mengabdi kepada masyarakat. Bagaimana ilmu yang kami ajarkan ke mahasiswa bisa juga disampaikan ke masyarakat dengan bahasa yang sederhana,” ujarnya, Sabtu (20/09/2025).
Kegiatan ini diisi dengan edukasi penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan tekanan darah dan lingkar perut. Sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 80 orang anggota KIBI dan 70 orang dari masyarakat serta organisasi kemasyarakatan.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sabang. Apalagi tema yang diangkat juga relevan, seperti pencegahan HIV dan perawatan kesehatan di lingkungan pulau dengan paparan matahari yang tinggi,” tambahnya.
KIBI sendiri merupakan konsorsium yang beranggotakan 38 program studi dari berbagai universitas di Indonesia. Keanggotaan tersebut meliputi program studi S1, S2, hingga program doktor ilmu biomedik.
Dalam kesempatan ini, KIBI juga menyampaikan rencana riset kolaboratif yang akan dilakukan di Sabang, khususnya terkait penelitian malaria dan lepra. Selain itu, KIBI terus memperluas jejaring dengan berbagai universitas luar negeri, di antaranya Tsukuba University Jepang, Western Sydney University Australia, serta universitas di Jerman.(*)












