Habapublik.com, Blangkejeren: Jalan utama menuju SMPN 2, Tripejaya Desa perlak Kecamatan Tripejaya, Kabupaten Gayo Lues, sudah lama rusak parah dan belum pernah diperbaiki. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, menyulitkan akses siswa, guru, dan warga sekitar.
Kerusakan jalan tampak jelas di beberapa titik. Lubang besar dan alur akibat gerusan air hujan membuat kendaraan roda dua sulit melintas. Kondisi ini semakin parah karena jalan tersebut belum pernah diaspal sejak pertama kali dibuka.
Kepala SMPN 2 Tripejaya Hasan Basri saat dihubungi wartawan, mengaku sudah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan kepada instansi terkait.
“Kami sudah beberapa kali mengajukan melalui Musrenbang dan laporan langsung. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata,” ujarnya, Selasa (8/10/2025).
Hasan menambahkan, kondisi jalan yang rusak sering menghambat proses belajar mengajar. Saat hujan, banyak siswa datang terlambat karena terjebak lumpur saat berjalan kaki jauh.
“Kalau hujan deras, jalan seperti kubangan. Banyak yang jatuh, dan sepatu siswa penuh lumpur saat tiba di sekolah,” tambahnya.
Warga sekitar berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki akses jalan tersebut. Selain menjadi jalur utama ke sekolah, jalan ini juga menjadi satu-satunya akses warga untuk mengangkut hasil pertanian dan keperluan sehari-hari.
“Kami sudah lama menunggu perbaikan ini. Tolong pemerintah jangan tutup mata,” ungkap Udin (35)salah satu warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai jalan menuju SMPN tersebut Namun, masyarakat berharap keluhan mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.(*)












