Habapublik.com, Sabang : Turnamen Badminton Forkopimda Cup 2025 resmi ditutup dengan meriah di GOR Merah Putih Sabang. Penutupan berlangsung penuh semangat dengan partisipasi masyarakat dan klub bulutangkis dari berbagai kalangan.
Ketua Panitia Pelaksana Forkopimda Cup 2025, Muhammad Rasid (Ucok) mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi dan semangat sportivitas antarinstansi serta masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah menyukseskan ajang tersebut.
“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana kebersamaan dan kekompakan dapat terus terjalin di antara kita semua. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujar Ucok, Minggu (26/10/2025).
Penutupan kegiatan turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta masyarakat yang memadati arena pertandingan. Sejumlah pertandingan final berlangsung sengit dan disambut antusias oleh para penonton.
Sementara itu, salah satu warga Sabang, Ani, memberikan tanggapan positif atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi panitia dan berharap turnamen serupa terus digelar di masa mendatang.
“Masyarakat sangat senang dengan adanya turnamen ini karena bisa menjadi hiburan positif dan mempererat hubungan antarwarga. Semoga tahun depan acaranya bisa lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta,” ungkap Ani.
Turnamen Forkopimda Cup 2025 telah berlangsung selama sepekan yang diikuti puluhan tim dari berbagai instansi dan klub bulutangkis di Kota Sabang. Beragam kategori dipertandingkan mulai dari ganda putra dan putri, ganda beregu instansi, hingga ganda veteran.
Selain sebagai ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar lembaga pemerintahan dan masyarakat. Penyelenggaraan yang sukses diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang dinantikan warga Sabang.
Forkopimda Cup 2025 ditutup dengan penyerahan piagam dan hadiah uang tunai kepada para juara serta foto bersama panitia dan peserta. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menjadi penanda berakhirnya turnamen yang sarat semangat sportivitas tersebut.(*)












