Habapublik.com, Sabang: Harga telur ayam ras di Pasar Induk Sabang mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan ini turut memengaruhi daya beli masyarakat yang mulai menyesuaikan pengeluaran belanja kebutuhan pokok harian.
Pedagang bahan pokok di Pasar Induk Sabang, Rijal, mengatakan harga telur ayam ras naik sekitar Rp5.000 per lempeng dari harga sebelumnya. Ia menyebutkan, kenaikan tersebut disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari Banda Aceh.
“Sekarang harga telur ayam ras naik sekitar Rp5.000 per lempeng. Biasanya dijual Rp55 ribu, kini menjadi Rp60 ribu per lempeng karena stok dari pemasok agak terbatas,” ujar Rijal, Jumat (31/10/2025).
Ia menambahkan, selain telur, sejumlah bahan pokok lainnya masih stabil di tingkat pedagang. Harga beras premium merek Pinwin dijual Rp225 ribu per sak, beras Nudi Rp250 ribu, dan beras Merak Rp230 ribu per sak.
“Untuk bahan lainnya seperti gula pasir dijual Rp19 ribu per kilogram, minyak curah Rp20 ribu per liter, sedangkan tepung terigu merek Segitiga Rp11 ribu per kilogram. Harga minyak kemasan premium sekitar Rp23 ribu per liter,” jelasnya.
Sementara itu, masyarakat mengaku kenaikan harga telur cukup terasa karena menjadi bahan pokok utama dalam kebutuhan harian. Nilawati, salah satu warga Sabang, berharap harga telur dapat kembali normal agar tidak membebani pengeluaran rumah tangga.
Pemerintah Kota Sabang diharapkan terus melakukan pemantauan harga secara rutin di pasar tradisional. Langkah ini penting untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi menjelang akhir tahun.(*)












