Habapublik.com, Subulussalam : Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sepakat Bersama Desa Batu Napal, menggelar sosialisasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan konservasi alam di aula Kecamatan Sultan Daulat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan mendorong upaya konservasi di enam desa yang berbatasan langsung dengan hutan.
Fansuri, perwakilan KSM Sepakat Bersama, menjelaskan bahwa lembaganya didirikan oleh warga desa dengan misi utama melestarikan alam dan melindungi sumber air minum. Acara sosialisasi ini menjadi platform untuk mengajak desa-desa tetangga bersinergi dalam kerja-kerja konservasi.
Dalam sosialisasi tersebut, Fansuri memaparkan program-program KSM yang meliputi penjagaan areal hutan, pengembangan ekowisata, dan perlindungan sumber air bersih melalui penanaman pohon di sepanjang sempadan Sungai Batu-Batu.
“Penjagaan sumber air bersih, KSM sedang berupaya melakukan penanaman-penamanan pohon di sekitar sempadan sungai Batu-Batu, sebab dibagian hilir sungai ada PDAM yang menjadi sumber air bersih warga kota Subulussalam,” kata Fansuri, Senin (24/11/2025).
Selain itu, Saidiman Sambo, Kepala Mukim Batu-Batu yang menjadi narasumber utama, mengatakan bahwa pelestarian alam adalah kerja-kerja yang sudah dilakukan oleh generasi-generasi sebelumnya, terbukti melalui sejumlah aturan adat di masa lalu. Upaya konservasi saat ini merupakan keharusan demi kepentingan generasi mendatang.
“Dimasa lalu ada sejumlah aturan adat yang berkenaan dengan pelestarian lingkungan, sebagian aturan-aturan adat itu di adopsi dalam aturan Hutan Adat dimasa kita, gunanya untuk generasi kita dan generasi yang akan datang,” ungkap Saidiman,
Ia menambahkan bahwa KSM Sepakat Bersama bisa menjadi contoh bagaimana masyarakat desa peduli dengan kebersamaan dalam mendirikan lembaga untuk menjaga alam. Pihak kemukiman pun siap mendampingi inisiatif warga tersebut.
Sementara itu, Kepala Resort Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IX, Suzlijar, turut memaparkan status-status hutan yang ada di Subulussalam, seperti Hutan Lindung, Hutan Produksi, Hutan Konservasi, dan Hutan Adat.
Ia menegaskan dukungan penuh pihaknya terhadap upaya pelestarian lingkungan yang diinisiasi warga dan memberi dampak positif bagi masyarakat.(*)












