Habapublik.com, Aceh Utara: Bencana banjir dan lonsong yang melanda Kabupaten Aceh Utara diakibatkan oleh kedangkalan sungai, cuaca ekstrem dan intensitas curah hujan tinggi selama 5 (lima) hari berturut turut.
Banjir tersebut juga akibat jebolnya tebing sungai (Krueng) Pase di Kecamatan Samudera dan Nibong, Krueng Peutou di Lhoksukon dan Krueng Langkahan serta meluapnya sungai Krueng Keureuto, Krueng Ajo, Krueng Nisam, Krueng Jambo Aye dan Krueng Sawang.
Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara Muntasir Ramli, Senin (1/12/2025) mengatakan, dampak dari banjir kondisi saat ini Jaringan listrik dan komunikasi diwilayah Aceh Utara Blackout (Pemadaman total) baik internet maupun layanan panggilan.
‘Kondisi tersebut menghambat komunikasi, termasuk laporan keadaan darurat, koordinasi evakuasi dan distribusi logistik,”ujarnya melalui siaran pers yang diterima Habapublik.com.
Menurut Muntasir, Pemukiman Penduduk masih tergenang banjir dan lumpur, Logistik masa panik sudah didistribusikan Bupati Ayah Wa langsung ke titik pengungsian melalui Kantor Kecamatan.
“Penetapan status tanggap Darurat Penanganan Bencana Banjir telah ditandatangani oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, MM (Ayah Wa) di Lhoksukon. Selasa, 25/11/2025,”tambahnya.
Update data sementara dari BPBD Aceh Utara. Senin, 1/12/2025 Pukul.15.36 WIB.
* Korban bencana banjir (terendam) 50.772 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 150.154 jiwa
* Pengungsi 31.179 Kepala Keluarga (KK)Jumlah 103.740 jiwa
* Meninggal 81 jiwa dan hilang 90 jiwa
* Pengungsian tersebar di 852 lokasi
* Prioritas, Ibu Hamil 116 jiwa, balita 715 jiwa, lansia 713 jiwa dan disabilitas 15 jiwa
Jumlah Kerusakan,
* Rumah (berat 3.970, sedang 12.685 dan ringan 15.890 unit
* Tanggul 57 titik
* Jembatan 27 unit
* Sekolah rusak 101 unit
* Box Culver (Jalan Paya Bakong)
* Jalan 48 ruas (berat 39, sedang 9)
* Irigasi 8 DI (5 rusak berat 3 sedang) dan 8 DIT sedang)
* Sekolah TK, SD dan SMP (Berat 246, sedang 80 dan ringan 12 unit) Peraga Pendidikan 923 set, Mobiler 1.751 set, alat TIK 1.720 unit, alat laboratorium 560 set, KIT IPA, 1.651 set dan buku 25.000 examplar
Terendam banjir dan lumpur
* Rumah 38.586 unit
* Sawah 12.783 hektar
* Tambak 10.653 hektar
Kebutuhan saat ini
* Logistik bantuan masa panik untuk pengungsi dan warga yang masih terisolir
* Kebutuhan khusus Perempuan, Anak-anak, Ibu Hamil, Balita, Lansia dan Disabilitas
* Transportasi Air, seperti Rigid Inflatable Boat atau perahu karet untuk evakuasi dan distribusi logistik ke pengungsian dan daerah terisolir
* Pemulihan saluran komunikasi, listrik, Air bersih, MCK dan Gas Elpiji dititik pengungsian
* Peralatan (alat berat) untuk normalisasi saluran pembuangan dan pembukaan daerah terisolir
Kecamatan yang masih terisolir
* Langkahan
* Seuneddon
* Baktia
* Baktia Barat
* Pirak Timur
* Nisam Antara
* Samudera
* Lapang dan
* Sawang












