Habapublik.com, Subulusalam: Tim Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Subulussalam terlibat aktif dalam melakukan pengamanan malam Natal di wilayah Kecamatan Penanggalan, Rabu (24/12/2025). Kehadiran petugas ini merupakan langkah strategis untuk menjamin ketertiban dan kedamaian selama momen perayaan keagamaan berlangsung.
Sebanyak 40 personel Satpol PP dan WH dikerahkan untuk memantau situasi keamanan di berbagai titik krusial di wilayah tersebut. Fokus utama pengamanan diarahkan pada area sekitar rumah ibadah guna memastikan pergerakan masyarakat dan rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.
Puluhan petugas tersebut ditempatkan secara tersebar di empat gereja yang menjadi pusat kegiatan ibadah dalam wilayah Kecamatan Penanggalan. Penempatan personel ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat serta mengawasi potensi gangguan ketertiban di lingkungan sekitar secara langsung.
Mulyadi Cibro, selaku Kabid Trantib Satpol PP dan WH Kota Subulussalam, menyatakan bahwa pengerahan personel ini dilakukan berdasarkan instruksi pimpinan guna menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, kesiapsiagaan anggota di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga suasana tetap kondusif selama malam perayaan.
“Sekitar 40 personel Satpol PP dan WH Kota Subulussalam yang tersebar di 4 gereja dalam wilayah kecamatan penanggalan, diturunkan dalam rangka pengamanan Malam Natal 2025,” ujar Mulyadi Cibro memberikan keterangan resmi terkait operasional tersebut.
Selain melakukan penjagaan statis, tim juga melaksanakan patroli berkeliling untuk memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala. Pengawasan ini dilakukan secara konsisten guna mencegah hal-hal yang dapat mengusik ketenangan warga selama seluruh rangkaian kegiatan Natal selesai dilaksanakan.
Langkah proaktif ini diharapkan menjadi cerminan kerukunan antarumat beragama yang terjaga dengan baik di Kota Subulussalam. Komitmen Satpol PP dan WH dalam mengawal hari besar keagamaan bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan penuh rasa toleransi bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)












