Habapublik.com, Blangkejeren: Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Pendidikan mulai melakukan pemasangan tenda sekolah darurat di sejumlah wilayah terdampak bencana.
Pemasangan tenda ini dilaksanakan di Kampung Pasir, Kecamatan Tripe Jaya, serta di kawasan Pepelah Pining dan Blang Tenggulun, Kecamatan Blangkejeren, sebagai langkah cepat memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Salid, S.Pd., Rabu 31/12/2025, mengatakan bahwa pendirian sekolah darurat merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin hak pendidikan anak-anak meski berada dalam situasi darurat pascabencana.
“Anak-anak tidak boleh kehilangan hak untuk belajar meskipun dalam kondisi sulit. Oleh karena itu, kami bergerak cepat mendirikan tenda sekolah darurat agar kegiatan belajar mengajar bisa segera berjalan kembali,” ujar Salid saat meninjau langsung lokasi pemasangan tenda, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, tenda-tenda tersebut akan difungsikan sebagai ruang kelas sementara hingga kondisi memungkinkan untuk kembali menggunakan bangunan sekolah permanen. Pemerintah daerah juga akan melengkapi tenda dengan sarana pendukung pembelajaran agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.
Warga setempat menyambut baik langkah cepat pemerintah ini. Mereka berharap kehadiran sekolah darurat dapat mengembalikan semangat anak-anak untuk belajar, sekaligus memberikan rasa aman bagi orang tua di tengah kondisi yang masih belum sepenuhnya pulih.
“Anak-anak sudah lama tidak sekolah. Dengan adanya tenda ini, kami merasa sedikit lega karena pendidikan mereka tetap diperhatikan,” ungkap salah seorang orang tua siswa.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menegaskan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta memastikan seluruh kebutuhan dasar pendidikan di wilayah terdampak dapat terpenuhi dengan baik.(*)












