Habapublik.com, Subulussalam : Tiga menteri kabinet sekaligus melakukan kunjungan kerja strategis ke Kota Subulussalam untuk membahas penguatan kebijakan pangan dan infrastruktur wilayah. Rombongan yang terdiri dari Menko Bidang Pangan, Menteri Perdagangan, serta Menteri Kelautan dan Perikanan ini mendarat menggunakan helikopter di Lapangan Pegayo, Kamis (8/1/2026).
Kedatangan para pembantu presiden ini disambut langsung oleh jajaran Forkopimda Kota Subulussalam serta Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil. Kunjungan lintas kementerian ini bertujuan untuk memetakan potensi daerah perbatasan Aceh-Sumatera Utara dalam mendukung kedaulatan pangan nasional melalui sektor pertanian dan perikanan.
Selama di Subulussalam, para menteri meninjau sejumlah titik strategis guna melihat langsung kondisi lapangan yang akan menjadi sasaran kebijakan pusat. Fokus pembahasan utama meliputi stabilitas distribusi barang pokok, pengembangan sektor kelautan, serta mitigasi risiko bencana yang sering menghambat alur logistik pangan di wilayah barat selatan Aceh.
Meski agenda cukup padat, rombongan terpaksa membatalkan peninjauan lokasi banjir di Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat. Pembatalan tersebut disebabkan oleh pertimbangan kondisi cuaca yang tidak menentu serta keterbatasan waktu karena para menteri harus melanjutkan kunjungan ke daerah lain di Aceh.
Saat berada di Pendopo Wali Kota, rombongan menteri juga memberikan ceramah umum singkat di depan jajaran pejabat pemerintah daerah. Dalam pesannya, pusat menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara daerah dan kementerian terkait agar program ketahanan pangan tidak hanya menjadi wacana, tetapi berdampak pada ekonomi warga.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meminta Pemerintah Kota Subulussalam untuk proaktif dalam mengawal hasil kunjungan ini ke tingkat kementerian di pusat. Ia menginstruksikan Wali Kota agar segera menyiapkan jadwal pertemuan di Jakarta guna menyusun langkah strategis dan teknis pelaksanaan program-program yang telah dibahas.
“Sinergi pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan, stabilitas distribusi, serta penguatan sektor kelautan,” tegas Zulkifli Hasan di hadapan para undangan di Pendopo Wali Kota.
Pemerintah Kota Subulussalam berharap kunjungan bersejarah ini dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah perbatasan. Melalui koordinasi lintas sektoral, hambatan distribusi logistik diharapkan dapat segera teratasi demi terwujudnya pembangunan ekonomi berkelanjutan di ujung barat Sumatera.(*)












