Ragam  

Komunitas Aceh Aquatic Youth Lakukan Pembibitan Ratusan Terumbu Karang di Perairan Sabang

Komunitas Aceh Aquatic Youth melaksanakan kegiatan pembibitan terumbu karang di perairan Sabang sebagai upaya menjaga dan memulihkan ekosistem laut. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Gapang dan Pulau Rubiah. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Komunitas Aceh Aquatic Youth melaksanakan kegiatan pembibitan terumbu karang di perairan Sabang sebagai upaya menjaga dan memulihkan ekosistem laut. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Gapang dan Pulau Rubiah pada akhir Januari 2026.

Ketua Komunitas Aceh Aquatic Youth, Ibnu Suhada, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi terumbu karang di Sabang. Ia menilai keterlibatan pemuda menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian lingkungan laut.

“Kegiatan pembibitan terumbu karang ini bertujuan membangun kembali kondisi terumbu karang di Sabang, khususnya di Pantai Gapang dan Pulau Rubiah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai respons atas menurunnya tutupan terumbu karang akibat aktivitas wisata,” kata Ibnu Suhada, Rabu (28/01/2026).

Sebelum proses penanaman dilakukan, komunitas juga melaksanakan survei tutupan terumbu karang sejak akhir 2025. Hasil survei tersebut menjadi dasar perancangan media dan metode pembibitan terumbu karang.

“Total bibit terumbu karang yang berhasil ditanam sebanyak 678 fragment, dengan 519 bibit ditempatkan di Pantai Gapang dan sisanya di Pulau Rubiah. Jadi dalam kegiatan ini melibatkan sekitar 12 orang, termasuk anggota komunitas dan pemuda setempat,” tambahnya.

Selain penanaman di laut, komunitas juga melaksanakan pembuatan media terumbu karang serta perakitan rak besi di darat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan selama satu pekan dengan pembagian aktivitas di darat dan di laut.

Ibnu berharap, kegiatan ini dapat membantu memperbaiki ekosistem laut yang terdampak aktivitas wisata. Ia juga mengajak pemuda untuk lebih aktif terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan laut di Sabang.

Kegiatan pembibitan terumbu karang ini mendapat dukungan dari pemuda setempat, program Tanggung Jawab Soal Lingkungan (TJSL) Pelindo serta Buble Adict. Selain itu, kegiatan ini juga dikoordinasikan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh serta instansi terkait.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *