Habapublik.com, Sabang – Ketersediaan gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram di seluruh pangkalan Kota Sabang selama bulan Ramadan dipastikan aman. Distribusi yang berjalan normal membuat masyarakat tidak lagi mengalami antrean panjang seperti sebelumnya.
Salah satu pemilik pangkalan gas di kawasan Sabang Siantar, Gampong Kuta Ateuh, Hendra mengatakan, pasokan elpiji dari Pertamina telah kembali normal sejak awal Februari dan masuk rutin setiap dua hari sekali. Kondisi ini dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
“Sejak awal Februari distribusi sudah kembali normal dengan jadwal masuk dua hari sekali. Dalam satu kali pengiriman rata-rata 50 tabung, sehingga saat ini masyarakat tidak perlu lagi mengantri,” ujar Hendra, Kamis 26 Februari 2026.
Ia menambahkan, setiap pembeli wajib menunjukkan kartu gas subsidi serta melampirkan fotokopi KTP saat melakukan pembelian. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran kepada keluarga penerima manfaat.
Sementara itu, salah seorang warga, Linda, mengaku bersyukur stok gas melon dalam kondisi aman selama Ramadan. Menurutnya, pada momen bulan puasa kebutuhan gas meningkat, baik untuk memasak kebutuhan rumah tangga maupun bagi warga yang berjualan takjil.
“Alhamdulillah kalau stoknya aman, karena saat puasa ini gas sangat dibutuhkan, apalagi banyak warga yang jualan takjil untuk tambahan penghasilan,” kata Linda.
Di wilayah Gampong Kuta Ateuh tercatat sekitar 400 Keluarga Penerima Manfaat yang berhak menerima elpiji subsidi tersebut. Dengan harga jual Rp30 ribu per tabung dan distribusi yang stabil, stok elpiji 3 kilogram dipastikan aman hingga Lebaran dan setelah Idul Fitri.(*)












