Habapublik.com, Takengon – Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Tengah. Warga berbondong-bondong membeli BBM karena kekhawatiran akan dampak perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terhadap pasokan energi global.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menegaskan bahwa kondisi pasokan BBM di wilayah tersebut tetap aman. Berdasarkan informasi dari Sales Branch Manager (SBM) Aceh 2, PT Pertamina Patra Niaga, sebuah kapal baru saja sandar membawa BBM untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Depot Lhokseumawe, yang menjadi pusat distribusi hingga ke Aceh Tengah, mencatat stok yang cukup besar, Pertamax sebanyak 1.340.000 liter, Pertalite 4.360.000 liter, dan Solar 2.300.000 liter.
“Stok BBM dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu panik membeli, karena distribusi ke Aceh Tengah akan dilakukan setiap hari,” tegas Mustafa, Kamis (5/3/2026).
Meski antrean kendaraan sempat mengular di beberapa titik, pemerintah daerah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Distribusi harian dari Depot Lhokseumawe diyakini mampu menjaga stabilitas kebutuhan energi, sehingga aktivitas mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung lancar tanpa hambatan pasokan.(*)












