Habapublik.com, Meureudu – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) terlihat mengular sejak siang hingga malam hari akibat meningkatnya pembelian bahan bakar minyak (BBM) oleh masyarakat setempat.
Pantauan wartawan Habapublik.com pada Kamis (5/3/2026) di SPBU Dayah Baroh, Ulim dan SPBU Meunasah Jurong, Meurah Dua, Pijay antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat bahkan meluber hingga ke bahu jalan.
Situasi seperti ini menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi pengisian BBM menjadi tersendat. Warga mengaku sengaja mengantre lebih awal untuk memastikan ketersediaan BBM untuk kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi kondisi tersebut, Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu mengimbau masyarakat agar tidak panik, atau Panic Buying (perilaku membeli barang dalam jumlah besar secara tiba-tiba karena takut terjadi kelangkaan) dalam membeli BBM.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Pasokan BBM masih tersedia dan distribusi terus berjalan,” ujar Kapolres Pidie Jaya melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi.
Kapolres pun mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi, serta tidak mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolres menambahkan, masyarakat yang mengetahui adanya praktik penimbunan BBM atau tindak kriminal lainnya dapat segera melapor melalui Call Center 110 Polri yang aktif 24 jam.
“Jika masyarakat menemukan adanya penimbunan BBM atau tindakan melanggar hukum lainnya, segera laporkan melalui Call Center 110 Polri. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.(*)












