Harga Emas Turun Lagi di Sabang, Kini Rp8,2 Juta per Mayam

Harga emas di Kota Sabang mengalami penurunan signifikan usai momentum akhir Ramadan, dari sebelumnya Rp8,5 juta per mayam kini turun menjadi Rp8,2 juta per mayam. Salah satu toko emas di Sabang sedang melayani pembeli. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Harga emas di Kota Sabang mengalami penurunan signifikan usai momentum akhir Ramadan, dari sebelumnya Rp8,5 juta per mayam kini turun menjadi Rp8,2 juta per mayam. Kondisi ini memicu peningkatan aktivitas transaksi, khususnya dari warga yang memilih menjual emasnya.

Pedagang emas di Sabang, Zulfikar, menyebutkan penurunan harga emas terjadi secara bertahap setelah Lebaran. Ia mengatakan, tren saat ini menunjukkan minat masyarakat lebih dominan pada penjualan dibandingkan pembelian.

“Sekarang harga emas sudah turun ke Rp8,2 juta per mayam dari sebelumnya Rp8,5 juta saat akhir Ramadan. Jadi banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk menjual emas,” ujar Zulfikar, Selasa 31 Maret 2026.

Menurut Zulfikar, dalam kondisi saat ini jumlah emas yang dijual warga cukup tinggi setiap harinya. Ia mencatat rata-rata transaksi penjualan emas oleh masyarakat bisa mencapai 20 hingga 30 mayam per hari.

“Kalau untuk yang menjual bisa sampai 20 sampai 30 mayam per hari, sementara untuk pembelian biasanya hanya sekitar 10 sampai 20 mayam. Jadi memang lebih banyak yang menjual dibandingkan membeli,” katanya.

Penurunan harga emas ini dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat untuk melepas simpanan emas mereka. Selain itu, kebutuhan pasca Lebaran juga turut mempengaruhi keputusan warga dalam bertransaksi emas.

Meski demikian, aktivitas jual beli emas di Sabang tetap berjalan normal dengan fluktuasi yang mengikuti kondisi pasar. Pedagang pun terus memantau perkembangan harga emas untuk menyesuaikan dengan permintaan dan situasi ekonomi masyarakat setempat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *