Daerah  

Bupati Gayo Lues Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur, Program Geretek Dorong Penanaman Kopi

Bupati Gayolues ,Suhaidi meninjau lokasi pembibitan kopi yang akan di bagi kan ke masyarakat. Foto: Kamsah.

Habapublik.com, Blangkejeren – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami kopi melalui program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan (Geretek) yang akan berlangsung selama dua tahun, yakni 2026 hingga 2027.

Bupati Gayo Lues Suhaidi, SPd, MSi menegaskan bahwa program ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di wilayah pegunungan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan komoditas kopi.

“Masyarakat yang memiliki lahan tidur silakan mendaftarkan melalui kelompok tani. Pemerintah daerah akan memberikan bantuan bibit kopi sebagai bentuk dukungan agar lahan yang selama ini tidak dimanfaatkan bisa kembali produktif,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, menanam kopi bukan hanya sekadar aktivitas pertanian, tetapi juga memiliki dampak luas bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.

Selain dapat menghijaukan kembali kawasan pegunungan, penanaman kopi juga diyakini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta membantu banyak keluarga keluar dari garis kemiskinan.

Bupati mencontohkan, selama ini sudah banyak desa di Gayo Lues yang menunjukkan peningkatan kesejahteraan karena keberhasilan masyarakat mengelola kebun kopi secara serius.

“Hasil dari menanam kopi ini sudah sangat jelas. Kita bisa lihat di desa-desa, masyarakat yang memiliki kebun kopi terus mengalami peningkatan penghasilan,” katanya.

Melalui program Geretek ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan yang belum tergarap untuk ditanami kopi. Selain meningkatkan ekonomi keluarga, langkah ini juga diharapkan mampu menjaga kelestarian alam di kawasan pegunungan Gayo Lues.

“Ayo manfaatkan lahan yang ada. Tanam kopi untuk masa depan yang lebih sejahtera,” ajaknya. Program ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *