Habapublik.com, Meureudu – Unmuha kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui Praktek Kerja Mahasiswa (PKM) kolaborasi internasional bersama Tim Puspanita Kulim Kedah Malaysia.
Pengabdian tersebut dilaksanakan di SD Muhammadiyah Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya selama dua hari mulai tanggal 6 sampai dengan 7 April 2026.
Menurut laporan, program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya bagi siswa dan guru di SD Muhammadiyah Meureudu.
Pada kesempatan tersebut, dosen dari Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah Malaysia turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan bertema “Misi Prihatin Nusantara Pasca Banjir Aceh”.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pemberian bantuan seragam sekolah, alat tulis, dan tas kepada seluruh pelajar sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya.
Teuku Rahmad Danil selaku pimpinan PDM Muhammadiyah Pidie Jaya menyambut baik terlaksananya kegiatan ini di tengah proses pemulihan korban banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya beberapa waktu lalu.
“Kami sangat mengharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi membantu masyarakat dan mendukung pemulihan pendidikan di daerah terdampak,” ujar Daniel, Selasa (7/4/2026).
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, Puan Yusma Binti Yacob mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap anak-anak serta kesejahteraan serantau.
”Program ini menjadi wujud kepedulian bersama untuk membantu masyarakat terdampak dan memperkuat hubungan Malaysia–Indonesia melalui CSR berkelanjutan,“ ungkap Puan Yusma.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Unmuha Zulkifli Umar bersama dosen Fakultas Ekonomi Unmuha Budi Safatul Anam, Hendri Mauliansyah, dan Sulfitra, serta jajaran pengurus PDM Pidie Jaya.(*)












