Daerah  

Pulang Kampung, Mantan Pj Gubernur Aceh Mustafa Abubakar Desak Normalisasi Krueng Meureudu

Mustafa Abubakar berdialog dengan Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, saat meninjau langsung kondisi SD IT Annur Tgk Chik Pante Geulima yang hancur akibat bencana alam hidrometeorologi. Foto kiriman Arjuna.

Habapublik.com, Meureudu – Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh dari 2005–2007, Prof. Dr. Mustafa Abubakar menyoroti kondisi aliran Krueng Meureudu saat melakukan kunjungan pulang kampung halamannya ke Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam peninjauannya ke Gampong Meunasah Lhok, Pante Geulima, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (24/4/2026), gampong dimana ia dilahirkan, mantan kepala BUMN tersebut didampingi keluarga serta Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri juga instansi terkait.

Hasil pantauan di lokasi, ia menyebut kondisi aliran sungai saat ini mengalami pendangkalan dan penyempitan di sejumlah titik. Kata dia, itu berpotensi memperparah luapan air ketika curah hujan meningkat, sehingga risiko banjir semakin tinggi.

”Langkah normalisasi tidak bisa lagi ditunda karena menyangkut kegamangan masyarakat. Upaya tersebut penting untuk menjaga fungsi sungai agar tetap optimal dalam mengalirkan debit air,” ungkapnya.

Prof. Dr. Mustafa Abubakar, M.Si (tengah, mengenakan batik) berfoto bersama keluarga saat kunjungan pulang kampung di Kabupaten Pidie Jaya. Dalam kunjungannya tersebut, ia turut didampingi Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri serta jajaran terkait. Foto: Arjuna (nusaone.id)

Ia juga mendorong adanya keseriusan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat agar program normalisasi dapat segera direalisasikan. Kesungguhan lintas ini menjadi kunci dalam percepatan penanganan persoalan tersebut.

Sebagai bentuk dukungan untuk hal itu bekas Dirut Bulog ini pun mengaku siap memfasilitasi pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui penguatan komunikasi serta upaya koordinasi dengan pemerintah pusat.

Sementara, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri menyampaikan apresiasi atas kepedulian Mustafa Abubakar yang turun langsung melihat kondisi Krueng Meureudu pasca disapu bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu.

”Perhatian ini menjadi cambuk moral bagi pemerintah kabupaten pidie jaya dalam mempercepat penanganan persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat,“ timpal Wabup singkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *