Daerah  

Bupati Aceh Tamiang Puji Dedikasi Praja IPDN dalam Misi Kemanusiaan

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menyerahkan bingkisan pada acara ramah tamah sekaligus malam perpisahan bersama Satgas IPDN Kemendagri dan Praja IPDN Angkatan XXXVI di halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian, Senin (27/4/2026) malam. Foto: Prokopim Pemkab Aceh Tamiang.

Habapublik.com, Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menggelar acara ramah tamah sekaligus malam perpisahan bersama Satgas IPDN Kemendagri dan Praja IPDN Angkatan XXXVI di halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian, Senin (27/4/2026) malam.

Acara yang diwarnai dengan penyalaan api unggun ini menandai berakhirnya masa tugas kemanusiaan para praja di wilayah tersebut.

​Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Dalam Negeri dan Rektor IPDN atas pengiriman personel Satgas IPDN. Ia menilai kehadiran para praja memberikan dampak signifikan dalam meringankan beban masyarakat pascabencana.

​“Apa yang kalian lakukan di sini adalah praktik nyata ilmu pemerintahan, yaitu melayani masyarakat dalam kondisi darurat. Kalian telah menunjukkan dedikasi tinggi dan menjaga nama baik almamater. Ini adalah bekal berharga bagi calon pemimpin birokrasi di masa depan,” ujar Armia.

Bupati ​Armia menambahkan, pengalaman lapangan ini merupakan sekolah kehidupan bagi para praja dalam memahami manajemen penyelesaian bencana.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Aceh Tamiang akan selalu mengingat jasa Praja IPDN yang telah membantu menghidupkan kembali denyut pemerintahan dan harapan warga.

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, foto bersama pada acara ramah tamah sekaligus malam perpisahan bersama Satgas IPDN Kemendagri dan Praja IPDN Angkatan XXXVI di halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian, Senin (27/4/2026) malam. Foto: Prokopim Pemkab Aceh Tamiang.

​Di sisi lain, Rektor IPDN Halilul Khairi menyatakan, misi ini bertujuan untuk melatih ‘mata hati’ para praja agar sigap membantu rakyat tanpa mengharapkan imbalan.

“Di Aceh Tamiang inilah kalian belajar melayani dan mengabdi. Ketika rakyat membutuhkan, janganlah imbal jasa yang dijadikan pertimbangan. Saya tanamkan kepada para praja agar selalu ikhlas dalam menolong sesama,” tegas Halilul di hadapan para peserta.

​Rektor juga merinci perjalanan pengabdian praja yang dilakukan secara bergelombang hingga tahap penarikan kembali. Ia berharap pelajaran kemanusiaan ini menjadi karakter yang melekat pada diri setiap praja saat bertugas di daerah nantinya.

​Acara penutupan berlangsung meriah namun khidmat. Selain api unggun, kegiatan diisi dengan penampilan seni dari para praja, makan malam bersama, dan sesi hiburan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor IPDN, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, serta jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *