Habapublik.com, Jakarta – Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si, temui menteri lingkungan hidup yang Baru Drs. Moh. Jumhur Hidayat, M.Si Menteri Lingkungan Hidup dan juga sebagai Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) manggantikan Menteri sebelumnya, Dr. Hanif Faisol Nurofiq di Plaza Kuningan Lantai 10, Jakarta Selatan, Selasa (12/05/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai program pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Aceh Tengah. Program tersebut dinilai penting karena Aceh Tengah merupakan daerah tujuan wisata yang harus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga menyampaikan rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Uer Tetemi Kampung Mulie Jadi serta dampak bencana yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Haili Yoga menyampaikan harapan agar Aceh Tengah dapat meraih penghargaan Adipura melalui perubahan pola perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
“Hari ini kami berada di Jakarta bersama Pak Menteri Lingkungan Hidup. Bapak Menteri baru ini luar biasa responnya terkait Kabupaten Aceh Tengah. Kita ingin membawa Aceh Tengah menuju Adipura”, ujar Bupati.
“Adipura itu simbolis sebenarnya, tetapi yang paling penting adalah pola perilaku bagaimana sampah menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemilahan sampah di tingkat rumah tangga”, sambungnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah kebutuhan terkait penanganan sampah telah diajukan melalui proposal kepada kementerian.“Pak Menteri juga harus hadir nanti di Aceh Tengah, kabupaten penghasil kopi terbaik dunia”, tambahnya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama.
“Urusan lingkungan hidup adalah urusan kita bersama, gerakan kita bersama. Terima kasih Pak Bupati, kami dengan senang hati menerima kehadiran Bapak dan jajaran. Beberapa usulan sangat kami perhatikan dan mudah-mudahan bisa terealisasi”, kata Moh. Jumhur Hidayat.
Ia juga mengapresiasi perkembangan Aceh Tengah, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Saya mendengar Aceh Tengah sudah luar biasa majunya. Selain kopinya, soal kebersihannya juga bisa menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten lain”, ujarnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Aceh Tengah Mauiza Uswa, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tengah Salman Nuri, Tenaga Ahli Bupati, serta Kabag Prokopim Setdakab Aceh Tengah Rahmat Hidayat.(*)












