Boat Tenggelam Dihantam Gelombang di Kuala Aceh, 1200 Tabung LPG Hanyut ke Laut

Para petugas sedang mengumpulkan LPG kosong yang hanyut setelah boat pengangkut yang melayani distribusi kebutuhan Kota Sabang tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di kawasan Babah Kuala, Lampulo, Banda Aceh, Sabtu malam (6/6/2026). Foto: Ist.

Habapublik.com, Sabang — Sekitar 1.200 tabung LPG kosong hanyut setelah boat pengangkut yang melayani distribusi kebutuhan Kota Sabang tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di kawasan Babah Kuala, Lampulo, Banda Aceh, Sabtu malam (6/6/2026). Seluruh awak kapal dilaporkan selamat dalam musibah tersebut.

Distributor Gas LPG PT Aneuk Meugah, Munazar Ismail, mengatakan boat yang tenggelam tersebut sebelumnya berangkat dari Banda Aceh menuju Sabang membawa kebutuhan pokok. Saat kembali ke Banda Aceh, boat mengangkut 1.525 tabung LPG kosong untuk dibawa ke daratan.

“Saat memasuki Babah Kuala sekitar pukul 20.30 WIB, boat dihantam gelombang besar berkali-kali hingga air masuk ke dalam boat, sehingga boat tenggelam dan muatan tabung terbawa arus,” kata Munazar kepada Habapublik.com, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, awak boat telah berupaya menguras air menggunakan pompa dan mesin tambahan. Namun volume air yang masuk akibat gelombang tinggi tidak mampu diatasi hingga boat akhirnya karam.

“Dari 1.525 tabung yang diangkut, yang berhasil kami kumpulkan baru sekitar 300 tabung. Selebihnya masih hanyut dan sebagian ditemukan oleh nelayan,” ujarnya.

Pihak perusahaan langsung mengerahkan sembilan karyawan untuk melakukan pencarian setelah menerima laporan dari awak boat. Proses evakuasi dan pengumpulan tabung berlangsung sejak pukul 21.30 WIB hingga sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Sejumlah nelayan turut membantu mengumpulkan tabung yang hanyut dan mengembalikannya kepada perusahaan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam mengurangi kerugian akibat musibah yang terjadi.

Munazar memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menjaga distribusi LPG ke Sabang. Pertamina juga telah meminjamkan sekitar 1.200 tabung pengganti sementara agar pasokan LPG bagi masyarakat di Kota Sabang tidak terganggu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *